Update: Selasa, 7 Juli 2026

MMIX

PT. Multi Medika Internasional Tbk.

Rp 510
-11.30%
Volume
392.757 lot
MA 5
548
MA 20
663
RSI
40.14
High
670
Low
490
Nilai
25/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
7.71%
Support (10d)
424
Resistance (10d)
920
Volume Trend (10d)
+1,227.1%
Score
25
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
41.67 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (40.1)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.967 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MMIX saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 7.71%. Area support terdekat berada di sekitar Rp424, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp920.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 403 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Standar Emas Investasi: Memahami Model Portofolio 60/40 (Saham vs Pendapatan Tetap)

Dalam dunia investasi, ada banyak sekali strategi dan model portofolio. Mulai dari yang super sederhana (100% saham) hingga yang kompleks (menggunakan derivatif dan komoditas). Namun, selama beberapa dekade, satu model portofolio telah bertahan sebagai titik acuan global bagi investor institusi maupun ritel: Model 60/40. Model ini sangat sederhana: 60% saham (untuk pertumbuhan) dan 40% pendapatan tetap (obligasi/deposito untuk stabilitas). Namun dibalik kesederhanaannya, ada logika yang mendalam dan telah terbukti dalam berbagai siklus pasar. Artikel ini akan mengupas apa itu model 60/40, mengapa ia begitu populer, kelebihan dan kekurangannya, serta apakah model ini masih relevan di era sekarang. Apa Itu Model Portofolio 60/40? Model 60/40 adalah strategi alokasi aset di mana seorang investor mengalokasikan 60% dari portofolionya ke saham (ekuitas) dan 40% ke obligasi atau pendapatan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?
  2. Working Capital Turnover: Seberapa Efisien Perusahaan Mengelola Modal Kerja?
  3. Valuasi Saham Batu Bara dengan Harga Komoditas: Ekstrem, Volatil, dan Penuh Peluang
  4. Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus
  5. Arus Kas Operasi, Investasi, dan Pendanaan: Memahami Laporan Arus Kas
  6. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren
  7. Saham vs Reksadana vs Obligasi: Mana yang Cocok untuk Pemula?
  8. Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum
  9. Stock Split: Alasan dan Dampak Harga
  10. Jual Saham Anda, Beli Ketenangan: Pentingnya Libur dari Pasar Saham

TradingView Chart - MMIX