Update: Selasa, 9 Juni 2026

MKAP

PT. Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk.

Rp 1.055
-0.94%
Volume
2.899 lot
MA 5
1.065
MA 20
1.078
RSI
20.00
High
1.065
Low
1.055
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.32%
Support (10d)
1.055
Resistance (10d)
1.085
Volume Trend (10d)
+96.6%
Score
45
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
-3.21 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (20.0) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -344 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MKAP saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 20.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.32%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.055, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.085.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.055, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri

Dalam dunia analisis fundamental saham, ada banyak rasio keuangan yang digunakan untuk menilai kinerja perusahaan. Salah satu yang paling penting namun sering disalahartikan adalah Operating Profit Margin (OPM) atau Margin Laba Operasional. Kesalahan umum yang sering dilakukan investor pemula adalah membandingkan OPM sebuah perusahaan teknologi dengan perusahaan ritel, lalu menyimpulkan yang satu lebih baik dari yang lain. Padahal, setiap industri memiliki karakteristik OPM yang sangat berbeda. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio OPM dan bagaimana membandingkannya secara bijak antar industri. Apa Itu Operating Profit Margin (OPM)? OPM adalah rasio yang mengukur seberapa besar laba operasional yang dihasilkan dari setiap rupiah penjualan. Rumusnya sederhana: OPM = Laba Operasional / Penjualan Bersih × 100% Laba operasional adalah laba yang dihasilkan dari kegiatan usaha inti perusahaan,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  2. TRIX: Triple Smoothed EMA untuk Menyaring Noise Pasar
  3. The Pinocchio Bar: Sumbu Panjang yang Berbohong dan Menjadi Sinyal Reversal
  4. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  5. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  6. Rasio Net Debt to EBITDA: Mengukur Beban Utang yang Sebenarnya
  7. Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci
  8. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
  9. Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi
  10. Net Interest Margin (NIM): Barometer Utama Kinerja Saham Bank

TradingView Chart - MKAP