Update: Jumat, 14 Agustus 2026

AGAR

PT. Asia Sejahtera Mina Tbk.

Rp 1.605
+24.90%
Volume
28.226 lot
MA 5
1.246
MA 20
830
RSI
86.52
High
1.605
Low
1.365
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
8.86%
Support (10d)
690
Resistance (10d)
1.605
Volume Trend (10d)
+2,283.1%
Score
55
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
694.55 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (86.5) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -172 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AGAR saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 86.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 8.86%. Area support terdekat berada di sekitar Rp690, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.605.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 1.605 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 1.766, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 690 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio PBV Antar Sektor: Mengapa Bank dan Teknologi Tidak Bisa Dibandingkan secara Langsung

Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan investor pemula adalah melihat rasio Price to Book Value (PBV) sebuah saham, lalu langsung menyimpulkan apakah saham tersebut murah atau mahal berdasarkan angka absolut. "Bank A punya PBV 1,5x, Bank B punya PBV 2,0x, jadi Bank A lebih murah." Atau bahkan lebih parah: "Bank punya PBV 1,5x, sementara perusahaan teknologi punya PBV 8x, jadi teknologi terlalu mahal." Kesimpulan seperti ini bisa sangat menyesatkan. Mengapa? Karena setiap sektor memiliki karakteristik fundamental yang berbeda yang mempengaruhi "rasio PBV normal" masing-masing. Membandingkan PBV bank dengan PBV perusahaan teknologi seperti membandingkan apel dengan durian – keduanya buah, tetapi sangat berbeda. Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan karakteristik sektor perbankan dan sektor teknologi yang menyebabkan rentang PBV mereka berbeda secara fundamental. Dengan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda
  2. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  3. Manajemen Waktu Trader Paruh Waktu vs Full Time: Dua Dunia, Dua Strategi Berbeda
  4. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish
  5. Strategi Anti-Martingale: Seni Membiarkan Keuntungan Bekerja untuk Anda
  6. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  7. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  8. Analisis Comparables Valuation (Comps): Seni Membandingkan untuk Menemukan Harga Wajar Saham
  9. Gann Fan – Kipas Geometris yang Membaca Jiwa Pasar
  10. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"

TradingView Chart - AGAR