Update: Senin, 6 Juli 2026

AGAR

PT. Asia Sejahtera Mina Tbk.

Rp 202
-1.94%
Volume
430 lot
MA 5
203
MA 20
213
RSI
34.62
High
208
Low
202
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.39%
Support (10d)
197
Resistance (10d)
228
Volume Trend (10d)
-30.6%
Score
10
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-15.83 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (34.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AGAR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 34.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.39%. Area support terdekat berada di sekitar Rp197, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp228.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 187 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

LDR (Loan to Deposit Ratio): Menakar Likuiditas dan Agresivitas Bank

Dalam investasi saham perbankan, ada keseimbangan yang sangat halus antara keuntungan dan risiko. Bank yang terlalu agresif menyalurkan kredit bisa meraih laba besar, tetapi berisiko kehabisan uang tunai. Sebaliknya, bank yang terlalu konservatif aman secara likuiditas, tetapi pertumbuhan labanya lamban dan kurang menarik bagi investor. Di sinilah LDR (Loan to Deposit Ratio) berperan sebagai barometer utama untuk mengukur posisi bank pada spektrum antara agresivitas dan kehati-hatian. Artikel ini akan membahas secara tuntas apa itu LDR, bagaimana membacanya, serta mengapa rasio ini menjadi perhatian utama investor dan regulator. Apa Itu LDR? Loan to Deposit Ratio (LDR) adalah rasio yang membandingkan total kredit yang disalurkan bank dengan total dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun, terutama dari tabungan, giro, dan deposito. Rumus dasar LDR adalah: LDR =...

Artikel menarik lainnya:

  1. Biaya Transaksi Saham: Beli, Jual, dan Pajak — Panduan Lengkap Investor Pemula
  2. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  3. Order Book: Jendela Pendapatan Masa Depan Perusahaan
  4. Manajemen Waktu Trader Paruh Waktu vs Full Time: Dua Dunia, Dua Strategi Berbeda
  5. Rasio Likuiditas Cepat (Acid Test Ratio): Detektor Kebenaran Kemampuan Bayar Utang Perusahaan
  6. Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold
  7. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  8. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  9. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem
  10. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang

TradingView Chart - AGAR