Update: Kamis, 20 Agustus 2026

RICY

PT. Ricky Putra Globalindo Tbk

Rp 80
0.00%
Volume
17.648 lot
MA 5
80
MA 20
79
RSI
54.55
High
82
Low
79
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.15%
Support (10d)
77
Resistance (10d)
83
Volume Trend (10d)
-83.1%
Score
80
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
3.90 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (54.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RICY saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 54.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.15%. Area support terdekat berada di sekitar Rp77, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp83.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 80 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 92 - 100 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 76 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar

Dalam dunia saham, kebanyakan investor menilai perusahaan dari sisi "berapa laba yang dihasilkan untuk pemegang saham". Namun, ada perspektif lain yang lebih agresif dan sering digunakan oleh private equity: Leveraged Buyout (LBO) Valuation. Metode ini menjawab pertanyaan: "Berapa banyak yang bersedia dibayar oleh pembeli dengan utang besar untuk mengakuisisi perusahaan ini?" LBO valuation adalah salah satu alat paling canggih dalam valuasi saham. Ia tidak hanya melihat laba saat ini, tetapi juga kemampuan perusahaan menghasilkan arus kas untuk membayar utang—serta potensi exit yang menguntungkan. Artikel ini akan membahas konsep LBO, mengapa investor saham perlu memahaminya, serta bagaimana menggunakannya untuk menemukan peluang investasi. 1. Apa Itu Leveraged Buyout (LBO)? Leveraged Buyout (LBO) adalah akuisisi suatu perusahaan dengan menggunakan utang yang signifikan (biasanya 60-90% dari harga pembelian) sebagai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  2. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  3. Market Profile – Memahami Struktur Pasar dari Waktu dan Harga
  4. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
  5. EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula
  6. Loss Aversion: Mengapa Cut Loss Terasa Lebih Sulit daripada Membeli
  7. Fed Model: Menilai Wajar Tidaknya Pasar Saham dengan Membandingkan Imbal Hasil
  8. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu
  9. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  10. Regret Aversion: Ketika Ketakutan Akan Penyesalan Melumpuhkan Keputusan Investasi Anda

TradingView Chart - RICY