Update: Kamis, 20 Agustus 2026

VICO

PT. Victoria Investama Tbk.

Rp 144
-0.69%
Volume
813 lot
MA 5
144
MA 20
142
RSI
66.67
High
150
Low
144
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
0.80%
Support (10d)
139
Resistance (10d)
154
Volume Trend (10d)
+60.4%
Score
50
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
5.11 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (66.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham VICO saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 66.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.80%. Area support terdekat berada di sekitar Rp139, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp154.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 139, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated

Dalam dunia investasi saham properti, ada satu pertanyaan fundamental yang sering diajukan para investor: Apakah harga saham developer ini mencerminkan nilai lahan yang mereka miliki? Jawabannya tidak selalu sederhana. Sebuah perusahaan bisa memiliki ribuan hektar lahan strategis di pinggiran kota besar, tetapi jika pasar saham tidak mempercayai kemampuannya untuk mengembangkan lahan tersebut menjadi pendapatan, kapitalisasi pasarnya bisa jauh lebih kecil dari nilai lahan itu sendiri. Di sinilah Rasio Land Bank vs Market Cap menjadi alat pembanding yang sangat berguna. Rasio ini membantu investor menilai apakah saham sebuah developer properti diperdagangkan dengan diskonto atau premium terhadap aset paling berharganya: tanah. Apa Itu Rasio Land Bank vs Market Cap? Rasio ini membandingkan nilai pasar dari seluruh lahan yang dimiliki developer (land bank) terhadap kapitalisasi pasar perusahaan (harga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Post Trade: Seni Mengevaluasi Kesalahan Tanpa Menyesali Diri
  2. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  3. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  4. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  5. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  6. Pendanaan Tersembunyi di Balik Hubungan Dagang: Analisis Vendor Financing dalam Dunia Saham
  7. Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?
  8. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  9. Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama
  10. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah

TradingView Chart - VICO