Update: Selasa, 6 Oktober 2026

VICO

PT. Victoria Investama Tbk.

Rp 152
0.00%
Volume
900 lot
MA 5
151
MA 20
164
RSI
27.91
High
154
Low
151
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.14%
Support (10d)
145
Resistance (10d)
176
Volume Trend (10d)
-73.9%
Score
75
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
5.56 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (27.9) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 133 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham VICO saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 27.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.14%. Area support terdekat berada di sekitar Rp145, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp176.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 152 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 175 - 190 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 144 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional: Mana yang Cocok untuk Anda?

Bagi investor pemula, istilah "saham syariah" dan "saham konvensional" mungkin terdengar serupa. Padahal, keduanya memiliki perbedaan fundamental, mulai dari kriteria pemilihan saham, mekanisme transaksi, hingga prinsip dasar yang melandasinya. Memahami perbedaan ini penting bukan hanya bagi investor muslim yang ingin berinvestasi sesuai syariat, tetapi juga bagi siapa pun yang ingin mendiversifikasi portofolio dengan karakteristik risiko yang berbeda. Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan saham syariah dan konvensional, dari definisi, kriteria, kelebihan dan kekurangan, hingga tips memilih yang tepat untuk profil investasi Anda. Apa Itu Saham Syariah? Saham syariah adalah saham yang memenuhi prinsip-prinsip syariah Islam dalam kegiatan usahanya, tata kelola, dan cara transaksinya. Saham ini tidak hanya tentang perusahaan yang menghindari produk haram, tetapi juga tentang cara perusahaan berutang, mengelola keuangan, dan berinteraksi dengan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  2. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  3. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  4. Hindsight Bias: Bahaya Mentalitas "Sudah Saya Tahu Sejak Awal"
  5. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  6. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  7. Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?
  8. Churn Rate: Mengukur Kebocoran Pelanggan Sebelum Saham Anjlok
  9. Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi
  10. Mitos Saham yang Sering Salah: Jangan Terjebak!

TradingView Chart - VICO