Update: Jumat, 11 September 2026

NINE

PT. Techno9 Indonesia Tbk.

Rp 94
0.00%
Volume
46.702 lot
MA 5
96
MA 20
92
RSI
50.00
High
96
Low
92
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
3.61%
Support (10d)
91
Resistance (10d)
110
Volume Trend (10d)
-51.4%
Score
75
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
27.03 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 6.522 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NINE saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.61%. Area support terdekat berada di sekitar Rp91, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp110.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 94 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 108 - 118 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 89 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi

Dalam analisis teknikal, sebagian besar pola grafik (chart pattern) berbentuk simetris atau konvergen — artinya, kedua garis trennya saling mendekat. Namun, ada satu keluarga pola yang justru melebar seiring waktu, yang disebut broadening pattern. Salah satu varian yang paling menarik adalah Falling Broadening Wedge (baji melebar yang mengarah ke bawah). Pola ini unik karena menggabungkan karakteristik volatilitas yang meningkat dengan kecenderungan arah ke bawah, dan pada akhirnya memberikan sinyal pembalikan bullish yang cukup andal. Karakteristik Falling Broadening Wedge Falling Broadening Wedge adalah pola grafik yang terbentuk ketika harga bergerak dalam dua garis tren yang divergen (melebar) namun memiliki kemiringan yang sama-sama mengarah ke bawah. Dengan kata lain, harga membuat higher high dan lower low secara bersamaan, tetapi kedua titik ekstrem tersebut semakin menjauh, sementara...

Artikel menarik lainnya:

  1. Production Cost per Ton: Metrik Paling Jujur dari Saham Tambang
  2. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren
  3. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  4. Cara Analisis Prospektus Sebelum Beli Saham IPO: Jangan Hanya Ikut-ikutan!
  5. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  6. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi
  7. Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut
  8. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  9. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  10. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali

TradingView Chart - NINE