Update: Kamis, 20 Agustus 2026

ZATA

PT. Bersama Zatta Jaya Tbk.

Rp 71
+2.90%
Volume
2.711.302 lot
MA 5
69
MA 20
70
RSI
62.96
High
75
Low
67
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.61%
Support (10d)
67
Resistance (10d)
80
Volume Trend (10d)
-60.1%
Score
70
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
42.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (63.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 11.203 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ZATA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 63.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.61%. Area support terdekat berada di sekitar Rp67, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp80.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 72 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 78 - 82 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 66 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor

Setiap investor pasti pernah mengalaminya: saham yang dibeli justru terus turun. Di awal, Anda berpikir, "Ini hanya koreksi biasa." Lalu harga turun lebih dalam. Anda mulai cemas, tetapi tetap bertahan dengan harapan harga akan kembali naik. Ketika turun lebih parah, Anda sudah berada dalam posisi rugi besar—terlambat untuk keluar, terlalu sakit untuk menahan. Inilah yang disebut loser's game: menahan kerugian terlalu lama dengan harapan sia-sia. Padahal, ada satu disiplin sederhana yang bisa menyelamatkan modal Anda sejak awal, yaitu cutting loss (memotong kerugian). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang cutting loss: definisi, mengapa sulit dilakukan, manfaatnya, cara menentukan titik potong rugi, serta bagaimana membangun disiplin yang konsisten. Apa Itu Cutting Loss? Cutting loss adalah tindakan menjual saham yang sedang mengalami kerugian (posisi rugi) secara disiplin...

Artikel menarik lainnya:

  1. Value Averaging (VA): Strategi Cerdas Memaksimalkan Keuntungan Saat Pasar Turun
  2. Rasio Leverage yang Aman untuk Margin Trading: Panduan untuk Investor Saham
  3. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  4. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  5. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  6. Regret Aversion: Ketika Ketakutan Akan Penyesalan Melumpuhkan Keputusan Investasi Anda
  7. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  8. Gross Development Value (GDV): Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Developer Properti
  9. Rasio LTV/CAC: Ukuran Paling Jujur Kesehatan Saham Digital
  10. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui

TradingView Chart - ZATA