Update: Senin, 5 Oktober 2026

NISP

PT. Bank OCBC NISP Tbk.

Rp 1.235
+0.41%
Volume
13.640 lot
MA 5
1.241
MA 20
1.259
RSI
26.32
High
1.240
Low
1.230
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.57%
Support (10d)
1.225
Resistance (10d)
1.270
Volume Trend (10d)
-11.6%
Score
30
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-2.37 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (26.3) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -16.608 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NISP saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 26.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.57%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.225, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.270.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.164 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional

Seorang investor memiliki tiga saham. Saham A: profit Rp5.000.000. Uang ini ia anggap "uang untung" dan dengan mudah ia belanjakan untuk liburan mewah. Saham B: profit Rp3.000.000. Uang ini ia anggap "uang serius" dan ia putar lagi ke investasi lain. Saham C: rugi Rp4.000.000. Kerugian ini ia anggap "kesalahan" dan ia simpan di portofolio, tidak mau direalisasikan karena sakit hati. Padahal, secara ekonomi, rupiah dari Saham A, Saham B, dan Saham C adalah rupiah yang sama persis. Tidak ada perbedaan nilai. Namun di kepala investor ini, uang-uang tersebut memiliki "label" dan "perlakuan" yang berbeda. Inilah yang disebut mental accounting. Apa Itu Mental Accounting? Mental accounting adalah konsep yang diperkenalkan oleh peraih Nobel Richard Thaler. Ia menggambarkan kecenderungan manusia untuk mengelompokkan uang ke dalam "akun-akun mental"...

Artikel menarik lainnya:

  1. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  2. All Weather Portfolio: Solusi Investasi Sepanjang Musim untuk Investor Pasif
  3. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  4. Cypher: Sandi Rahasia Pembalikan Harga yang Akurat
  5. Memahami IHSG: Barometer Kesehatan Pasar Modal Indonesia
  6. Mengenal Awesome Oscillator (AO): Twin Peaks, Saucer, dan Zero Line Crossing
  7. Zig Zag – Menghilangkan Noise, Melihat Struktur dengan Lebih Jelas
  8. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu
  9. ROA vs ROE: Memahami Dua Ukuran Profitabilitas yang Sering Tertukar
  10. Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda

TradingView Chart - NISP