Update: Jumat, 22 Mei 2026

NISP

PT. Bank OCBC NISP Tbk.

Rp 1.300
+0.39%
Volume
42.340 lot
MA 5
1.302
MA 20
1.338
RSI
38.24
High
1.300
Low
1.280

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.32%
Support (10d)
1.280
Resistance (10d)
1.380
Volume Trend (10d)
-34.2%
Score
15
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-13.62 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (38.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -210 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NISP saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.32%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.280, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.380.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.216 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!

Ketika Anda memutuskan untuk membuka rekening di perusahaan sekuritas, Anda akan disambut dengan dua istilah yang sekilas mirip tetapi memiliki fungsi yang sangat berbeda: Rekening Dana Efek (RDN) dan Rekening Saham (atau Rekening Efek). Banyak pemula mengira keduanya sama, atau bahkan tidak tahu bahwa mereka memiliki dua rekening terpisah. Padahal, memahami perbedaan antara RDN dan rekening saham adalah fondasi penting agar Anda tidak salah dalam menyetor uang, menarik dana, atau membaca saldo di aplikasi trading. Artikel ini akan menjelaskan secara sederhana apa itu kedua rekening tersebut, fungsi masing-masing, perbedaan utamanya, serta bagaimana cara menggunakannya dengan benar. Bagian 1: Analogi Sederhana untuk Memahami Kedua Rekening Sebelum masuk ke definisi formal, mari kita gunakan analogi yang mudah dicerna. Bayangkan Anda ingin membeli koleksi koin langka di sebuah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengelola Psikologi saat Saham Turun setelah Beli: Jangan Panik, Lakukan Ini!
  2. Ladder Top: Pola Bearish Lima Candlestick yang Jarang Tapi Mematikan
  3. The Spring Pattern: Harga Turun Sebentar Lalu Naik Tajam sebagai Konfirmasi Support
  4. Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya
  5. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  6. Rasio LTV/CAC: Ukuran Paling Jujur Kesehatan Saham Digital
  7. Dunning-Kruger Effect: Ketika Investor Pemula Merasa Paling Pintar di Pasar Saham
  8. Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib
  9. Strategi Tilt Factor: Memanfaatkan Size, Value, dan Momentum untuk Meningkatkan Return
  10. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi

TradingView Chart - NISP