Update: Senin, 6 Juli 2026

NISP

PT. Bank OCBC NISP Tbk.

Rp 1.190
+0.42%
Volume
19.390 lot
MA 5
1.174
MA 20
1.210
RSI
33.33
High
1.200
Low
1.180
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.67%
Support (10d)
1.140
Resistance (10d)
1.270
Volume Trend (10d)
-56.3%
Score
30
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-8.81 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (33.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.614 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NISP saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 33.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.67%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.140, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.270.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.083 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Memahami Rasio Shiller PER (CAPE): Apakah Pasar Saham Saat Ini Terlalu Mahal?

Dalam dunia investasi saham, salah satu pertanyaan terbesar yang selalu muncul adalah: “Apakah sekarang waktu yang tepat untuk membeli, atau harga sudah terlalu tinggi?” Para investor fundamental biasanya menggunakan rasio Price to Earnings (PER) standar untuk menjawabnya. Namun, metrik ini memiliki kelemahan, terutama karena laba perusahaan bisa sangat fluktuatif akibat siklus ekonomi. Di sinilah Rasio Shiller PER, atau yang lebih dikenal dengan CAPE (Cyclically Adjusted Price-to-Earnings Ratio), berperan. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu CAPE, bagaimana cara kerjanya, serta kelebihan dan kekurangannya. Apa itu Rasio Shiller PER (CAPE)? Rasio Shiller PER dikembangkan oleh peraih Nobel Ekonomi, Robert Shiller. Berbeda dengan PER biasa yang hanya membandingkan harga saham dengan laba per saham (EPS) satu tahun terakhir, CAPE membandingkan harga saham dengan rata-rata laba inflasi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  2. Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing
  3. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  4. Analisis Depresiasi dan Amortisasi: Kunci Membaca Kualitas Laba dan Valuasi Saham
  5. On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan
  6. Core-Satellite Portfolio: Strategi Cerdas Memadukan Stabilitas dan Pertumbuhan
  7. Rasio Leverage yang Aman untuk Margin Trading: Panduan untuk Investor Saham
  8. Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio
  9. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  10. Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum

TradingView Chart - NISP