Update: Jumat, 24 Juli 2026

TCPI

PT. Transcoal Pacific Tbk.

Rp 5.550
-0.89%
Volume
71.855 lot
MA 5
5.645
MA 20
6.258
RSI
19.00
High
5.600
Low
5.400
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.32%
Support (10d)
5.400
Resistance (10d)
6.100
Volume Trend (10d)
+7.8%
Score
60
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-40.32 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (19.0) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.022 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TCPI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 19.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.32%. Area support terdekat berada di sekitar Rp5.400, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp6.100.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 5.661 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 6.105 - 6.383 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 5.162 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish

Dalam analisis teknikal candlestick, tidak semua pola pembalikan berasal dari tren naik yang kemudian turun drastis. Salah satu pola yang paling menarik dan sering diabaikan adalah Dark Cloud Cover. Pola dua candlestick ini mendapat namanya dari metafora "awan gelap" yang menutupi langit cerah—persis seperti yang terjadi di pasar saham saat optimisme berubah menjadi pesimisme. Artikel ini akan membahas secara tuntas apa itu Dark Cloud Cover, bagaimana mengidentifikasinya, psikologi di balik pola ini, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Dark Cloud Cover? Dark Cloud Cover adalah pola pembalikan bearish (penurunan) yang terbentuk di puncak tren naik (uptrend). Pola ini terdiri dari dua candlestick dengan karakteristik spesifik: Candlestick pertama: Bullish (hijau/putih) dengan tubuh panjang. Ini menunjukkan bahwa pembeli masih mendominasi pasar. Candlestick kedua:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh
  2. Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi
  3. Laba dari Anak Perusahaan yang Tidak Terkonsolidasi: Aset Tersembunyi atau Jebakan Akuntansi?
  4. Loss Aversion: Mengapa Cut Loss Terasa Lebih Sulit daripada Membeli
  5. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  6. Standar Emas Investasi: Memahami Model Portofolio 60/40 (Saham vs Pendapatan Tetap)
  7. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  8. Lifecycle Fund: Solusi Otomatis untuk Investasi Pensiun Tanpa Ribet
  9. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar
  10. Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal

TradingView Chart - TCPI