Update: Kamis, 20 Agustus 2026

PADI

PT. Minna Padi Investama Sekuritas Tbk.

Rp 71
+1.43%
Volume
1.597.422 lot
MA 5
70
MA 20
71
RSI
54.55
High
73
Low
70
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.12%
Support (10d)
67
Resistance (10d)
77
Volume Trend (10d)
-52.9%
Score
40
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-6.58 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (54.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -124.989 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PADI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 54.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.12%. Area support terdekat berada di sekitar Rp67, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp77.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 67, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi

Dalam dunia saham, perusahaan asuransi sering dianggap sebagai kotak hitam yang rumit. Ada premi, klaim, cadangan, investasi, reasuransi, dan berbagai istilah teknis yang membuat investor pemula pusing. Namun, di tengah semua kerumitan itu, ada satu konsep fundamental yang menjadi jantung dari bisnis asuransi: Underwriting Profit. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu rasio underwriting profit, mengapa ia lebih penting daripada sekadar laba bersih, serta bagaimana menggunakannya sebagai alat seleksi saham asuransi berkualitas. Apa Itu Underwriting Profit? Underwriting Profit adalah laba yang dihasilkan perusahaan asuransi dari aktivitas intinya, yaitu mengambil alih risiko dari nasabah. Secara sederhana, ini adalah selisih antara premi yang diterima dengan seluruh biaya yang terkait dengan pengelolaan risiko tersebut (klaim dan biaya operasional). Sementara itu, Rasio Underwriting Profit (atau sering disebut Underwriting...

Artikel menarik lainnya:

  1. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  2. Cara Menghitung Profit/Loss Saham Secara Manual: Panduan Langkah demi Langkah
  3. Apa Itu Market Cap? Memahami Kapitalisasi Pasar dengan Cara Sederhana
  4. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  5. P/NAV: Kunci Menilai Reksadana Properti Sebelum Investasi
  6. Strategi Dua Sayap: Mengintegrasikan Saham dengan Reksa Dana untuk Portofolio yang Lebih Kuat
  7. Panduan Praktis: Cara Membaca Harga Saham di Aplikasi Trading untuk Pemula
  8. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  9. Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume
  10. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati

TradingView Chart - PADI