Update: Kamis, 20 Agustus 2026

PEVE

PT. Penta Valent Tbk.

Rp 312
-1.27%
Volume
15.069 lot
MA 5
318
MA 20
328
RSI
32.14
High
324
Low
312
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.47%
Support (10d)
306
Resistance (10d)
342
Volume Trend (10d)
-2.7%
Score
40
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
0.65 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (32.1)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 105 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PEVE saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp306, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp342.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 306, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham

Anda mungkin pernah mendengar nama Benjamin Graham. Beliau adalah guru dari Warren Buffett dan dianggap sebagai bapak value investing. Salah satu strategi legendarisnya adalah membeli saham dengan harga di bawah Net Current Asset Value (NCAV). Strategi ini sangat sederhana di konsep, tapi sangat efektif di masa lalu. Bahkan Warren Buffett menyebutnya sebagai "strategi membeli uang Rp1 hanya dengan Rp50". Mari kita pahami apa itu NCAV dan bagaimana menerapkannya. Apa Itu Net Current Asset Value (NCAV)? Net Current Asset Value (NCAV) adalah nilai aset lancar bersih perusahaan setelah dikurangi semua utang (kewajiban). Sederhananya, NCAV menjawab pertanyaan: "Jika perusahaan dilikuidasi (dibubarkan) hari ini, berapa nilai aset lancar yang tersisa untuk pemegang saham setelah semua utang dibayar?" Rumus NCAV: NCAV = Aset Lancar - Total Utang (Kewajiban) Apa...

Artikel menarik lainnya:

  1. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target
  2. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  3. Payback Period: Seberapa Cepat Investasi Anda Kembali?
  4. Production Cost per Ton: Metrik Paling Jujur dari Saham Tambang
  5. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  6. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  7. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return
  8. Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar
  9. Psikologi Menerima Kerugian sebagai Biaya Belajar: Mengubah Luka Men Menjadi Pelajaran Berharga
  10. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang

TradingView Chart - PEVE