Update: Senin, 6 Juli 2026

PEVE

PT. Penta Valent Tbk.

Rp 318
+3.25%
Volume
2.800 lot
MA 5
312
MA 20
311
RSI
45.00
High
342
Low
300
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.94%
Support (10d)
300
Resistance (10d)
342
Volume Trend (10d)
+130.7%
Score
75
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
1.92 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (45.0)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -19 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PEVE saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.94%. Area support terdekat berada di sekitar Rp300, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp342.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 318 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 366 - 398 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 302 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengelola Psikologi saat Saham Turun setelah Beli: Jangan Panik, Lakukan Ini!

Setiap investor saham, dari pemula hingga profesional, pasti pernah mengalami momen yang tidak mengenakkan: baru saja membeli sebuah saham, harganya langsung turun. Rasa cemas, kecewa, bahkan takut langsung menghampiri. Pertanyaan seperti “Apakah saya salah beli?” atau “Haruskah saya jual sekarang?” sering muncul. Namun, perlu dipahami bahwa fluktuasi harga adalah sifat alami dari pasar saham. Yang membedakan investor sukses dari yang lain bukanlah kemampuuan menghindari penurunan, melainkan kemampuan mengelola psikologi saat menghadapinya. Berikut adalah panduan praktis untuk menjaga kestabilan emosi Anda saat portofolio merosot. 1. Pahami Dulu: Apakah Ini Koreksi Wajar atau Fundamental yang Rusak? Langkah pertama yang paling krusial adalah jangan bereaksi sebelum menganalisis. Tanyakan pada diri sendiri: Apakah seluruh pasar sedang turun (koreksi/ bearish)? Jika iya, penurunan saham Anda mungkin hanya ikut-ikutan. Ini adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Sunk Cost Fallacy: Mengapa Investor Sulit Melepaskan Saham yang Sudah Terlanjur Turun
  2. Zig Zag – Menghilangkan Noise, Melihat Struktur dengan Lebih Jelas
  3. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  4. Rasio DER (Debt to Equity Ratio): Batas Aman dan Tanda Bahaya
  5. Valuasi Saham Batu Bara dengan Harga Komoditas: Ekstrem, Volatil, dan Penuh Peluang
  6. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  7. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  8. Efek Endowment: Bahaya Cinta Buta pada Saham Milik Sendiri
  9. Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga
  10. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem

TradingView Chart - PEVE