Update: Selasa, 9 Juni 2026

PIPA

PT. Multi Makmur Lemindo Tbk.

Rp 103
+6.19%
Volume
103.026 lot
MA 5
107
MA 20
125
RSI
30.61
High
107
Low
96
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.94%
Support (10d)
94
Resistance (10d)
140
Volume Trend (10d)
-69.4%
Score
35
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-30.87 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (30.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 5.355 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PIPA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.94%. Area support terdekat berada di sekitar Rp94, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp140.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 89 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem

Dalam artikel sebelumnya tentang Value at Risk (VaR), kita telah mempelajari bagaimana mengukur batas kerugian maksimal pada tingkat kepercayaan tertentu, misalnya: "Dengan kepercayaan 95%, kerugian saya tidak akan melebihi Rp25 juta dalam satu hari." Namun, VaR memiliki kelemahan mendasar: ia tidak memberi tahu apa yang terjadi di luar batas tersebut. Berapakah kerugian rata-rata pada 5% hari terburuk? Apakah Rp30 juta, Rp50 juta, atau bahkan Rp200 juta? Di sinilah Conditional VaR (CVaR), juga dikenal sebagai Expected Shortfall (ES) , berperan. Artikel ini akan membahas bagaimana CVaR memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang risiko ekstrem dalam portofolio saham Anda. Apa Itu Conditional VaR (CVaR)? Conditional VaR atau Expected Shortfall adalah rata-rata kerugian yang terjadi dalam kondisi di mana kerugian telah melebihi batas VaR. Dengan kata lain, CVaR...

Artikel menarik lainnya:

  1. Anchoring Bias: Bahaya Terpaku pada Harga Beli atau Harga Tertinggi
  2. Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem
  3. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  4. Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume
  5. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
  6. Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!
  7. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  8. Valuasi Saham Properti dengan RNAV: Menggali Nilai Tersembunyi di Balik Lahan dan Proyek
  9. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  10. Apa Itu Cum Date dan Ex Date Dividen? Wajib Tahu Sebelum Bagi Hasil

TradingView Chart - PIPA