Update: Kamis, 8 Oktober 2026

PJHB

PT. Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk.

Rp 158
-1.25%
Volume
6.676 lot
MA 5
157
MA 20
166
RSI
29.55
High
162
Low
157
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.28%
Support (10d)
147
Resistance (10d)
171
Volume Trend (10d)
-21.5%
Score
75
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-14.59 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (29.6) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.965 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PJHB saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 29.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.28%. Area support terdekat berada di sekitar Rp147, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp171.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 158 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 182 - 198 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 150 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

AISC: Metrik Paling Jujur di Laporan Keuangan Tambang

Dalam dunia investasi saham tambang — terutama tambang emas, perak, dan logam mulia lainnya — Anda akan sering mendengar istilah cash cost. Banyak perusahaan dengan bangga melaporkan cash cost yang rendah, seolah itu adalah satu-satunya ukuran efisiensi. Namun investor berpengalaman tahu bahwa cash cost bisa menipu. Di sinilah All-in Sustaining Cost (AISC) hadir sebagai metrik yang lebih jujur dan komprehensif. AISC adalah standar emas (bukan permainan kata) dalam menilai profitabilitas sesungguhnya sebuah perusahaan tambang. Jika Anda hanya melihat satu metrik biaya sebelum membeli saham tambang, seharusnya itu adalah AISC. Apa Itu All-in Sustaining Cost? AISC adalah total biaya yang dikeluarkan perusahaan tambang untuk mempertahankan produksi pada level saat ini dan mempertahankan cadangan yang ada, dihitung per unit logam yang berhasil dijual (biasanya per ons emas...

Artikel menarik lainnya:

  1. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  2. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  3. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)
  4. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi
  5. Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
  6. Standar Emas Investasi: Memahami Model Portofolio 60/40 (Saham vs Pendapatan Tetap)
  7. Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend
  8. Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume
  9. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan
  10. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory

TradingView Chart - PJHB