Update: Senin, 5 Oktober 2026

PJHB

PT. Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk.

Rp 157
+3.97%
Volume
18.404 lot
MA 5
153
MA 20
170
RSI
23.81
High
157
Low
151
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.69%
Support (10d)
147
Resistance (10d)
177
Volume Trend (10d)
-36.6%
Score
75
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-18.23 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (23.8) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2.832 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PJHB saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 23.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.69%. Area support terdekat berada di sekitar Rp147, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp177.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 157 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 181 - 196 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 149 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus

Dalam analisis teknikal saham, moving average adalah salah satu alat paling fundamental. Setelah mengenal SMA (Simple Moving Average), EMA (Exponential Moving Average), WMA (Weighted Moving Average), dan HMA (Hull Moving Average), kini saatnya mengenal satu jenis moving average lagi yang mungkin kurang populer tetapi memiliki keunikan tersendiri: TMA (Triangular Moving Average). TMA adalah jenis moving average yang memberikan bobot lebih besar pada harga-harga di tengah-tengah periode, bukan pada harga terbaru seperti EMA atau WMA. Hasilnya adalah garis moving average yang paling halus di antara semua jenis MA, sangat baik untuk mengidentifikasi tren jangka panjang tanpa gangguan noise harga jangka pendek. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Triangular Moving Average (TMA), mulai dari cara perhitungan, karakteristik, kelebihan dan kekurangan, perbedaan dengan MA lainnya, hingga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  2. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  3. Bahaya Blind Follow Signal Grup Telegram: Jalan Pintas Menuju Kebangkrutan
  4. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  5. Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
  6. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  7. Ketika Aset Fisik Hampir Tidak Ada: Memahami Rasio P/TBV untuk Perusahaan Teknologi
  8. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  9. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  10. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis

TradingView Chart - PJHB