Update: Jumat, 22 Mei 2026

PNBS

PT. Bank Panin Dubai Syariah Tbk.

Rp 50
0.00%
Volume
48.583 lot
MA 5
50
MA 20
51
RSI
40.00
High
50
Low
50

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.29%
Support (10d)
50
Resistance (10d)
53
Volume Trend (10d)
-80.3%
Score
35
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (40.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 6.996 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PNBS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.29%. Area support terdekat berada di sekitar Rp50, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp53.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 48 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio FCF to Equity (FCFE): Uang Tunai yang Benar-Benar Bisa Diterima Pemegang Saham

Dari seluruh uang tunai yang dihasilkan perusahaan, berapa banyak yang benar-benar "tersedia" untuk saya sebagai pemilik ekuitas? Jawabannya terletak pada FCF to Equity (FCFE) atau Free Cash Flow to Equity. Metrik ini melangkah lebih jauh dari FCF biasa dengan memperhitungkan utang, bunga, dan kewajiban kepada kreditor. Artikel ini akan membahas FCFE secara mendalam dan bagaimana Anda bisa menggunakannya untuk menilai saham. Apa Itu FCF to Equity (FCFE)? FCFE adalah jumlah uang tunai yang tersedia bagi pemegang saham ekuitas (pemilik saham biasa) setelah perusahaan memenuhi semua kewajibannya: membayar biaya operasional, melakukan investasi modal (Capex), membayar bunga utang, dan melunasi utang bersih. Dengan kata lain, FCFE adalah "sisa uang" yang benar-benar bisa didistribusikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen atau buyback saham, tanpa mengganggu kelangsungan bisnis. Rumus...

Artikel menarik lainnya:

  1. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  2. Rasio Beta: Mengukur Kepekaan Saham Anda terhadap IHSG
  3. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  4. EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula
  5. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  6. Valuasi Saham Properti dengan RNAV: Menggali Nilai Tersembunyi di Balik Lahan dan Proyek
  7. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  8. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  9. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  10. Strategi Barbell: Keseimbangan Ekstrem untuk Hasil Optimal

TradingView Chart - PNBS