Update: Jumat, 22 Mei 2026

PNLF

PT. Panin Financial Tbk.

Rp 236
0.00%
Volume
836.313 lot
MA 5
246
MA 20
254
RSI
43.18
High
236
Low
228

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.39%
Support (10d)
228
Resistance (10d)
284
Volume Trend (10d)
+54.5%
Score
40
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-1.67 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (43.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 6.267 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PNLF saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 43.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.39%. Area support terdekat berada di sekitar Rp228, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp284.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 228, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi

Dalam analisis teknikal, kebanyakan indikator volume berasumsi bahwa volume tinggi adalah segalanya. Volume tinggi dianggap mencerminkan partisipasi serius, sementara volume rendah diabaikan sebagai noise. Namun, ada sepasang indikator yang membalik logika tersebut. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) justru percaya bahwa hari-hari dengan volume rendah menyimpan informasi paling berharga tentang arah pasar jangka panjang. Dikembangkan oleh Paul Dysart pada tahun 1930-an (setelah ia mengamati karya perintis dari Norman Fosback), indikator ini didasarkan pada teori yang menarik: Orang banyak (crowd) cenderung salah, sementara orang pintar (smart money) bertindak saat sepi. Filosofi Dibalik NVI dan PVI Fosback, yang mempopulerkan indikator ini dalam bukunya, mengamati sebuah fenomena menarik: Pada hari dengan volume di atas rata-rata (Positive Volume), publik ritel cenderung paling aktif. Mereka terpengaruh...

Artikel menarik lainnya:

  1. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu
  2. All Weather Portfolio: Solusi Investasi Sepanjang Musim untuk Investor Pasif
  3. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri
  4. Analisis Tobin's Q: Apakah Pasar Sedang Overvalued?
  5. Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio
  6. Unbilled Revenue: Jendela Menuju Pendapatan Masa Depan Konstruksi
  7. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  8. Analisis SOTP (Sum of The Parts): Membongkar Nilai Tersembunyi di Perusahaan Konglomerasi
  9. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  10. Mengurangi Ego: Saham Tidak Membenci Anda

TradingView Chart - PNLF