Update: Kamis, 15 Oktober 2026

VKTR

PT. VKTR Teknologi Mobilitas Tbk.

Rp 440
-12.00%
Volume
2.361.890 lot
MA 5
558
MA 20
728
RSI
22.13
High
490
Low
432
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.59%
Support (10d)
432
Resistance (10d)
860
Volume Trend (10d)
+60.1%
Score
70
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-49.13 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (22.1) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 186.172 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham VKTR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 22.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.59%. Area support terdekat berada di sekitar Rp432, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp860.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 449 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 484 - 506 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 409 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Cara Menghitung Profit/Loss Saham Secara Manual: Panduan Langkah demi Langkah

Saat Anda membeli dan menjual saham, pertanyaan pertama yang muncul biasanya: "Berapa sih untung atau rugi saya?" Aplikasi trading memang sudah menampilkan informasi ini secara otomatis. Namun, memahami cara menghitung secara manual sangat penting. Mengapa? Karena Anda akan lebih paham komponen biaya, tidak mudah tertipu tampilan angka, dan bisa melakukan simulasi "bagaimana jika" sebelum benar-benar bertransaksi. Artikel ini akan membahas secara lengkap cara menghitung profit/loss (keuntungan/kerugian) saham secara manual, lengkap dengan rumus, contoh kasus, dan berbagai skenario (kepemilikan tunggal, rata-rata harga, jual sebagian, dividen, dll). Istilah Dasar yang Harus Dipahami Sebelum masuk ke rumus, pahami dulu istilah-istilah berikut: Istilah Arti Nilai Beli (Total Cost) Harga beli per lembar × jumlah lembar + biaya beli (komisi + PPN). Nilai Jual (Total Proceeds) Harga jual per lembar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah
  2. Cara Analisis Prospektus Sebelum Beli Saham IPO: Jangan Hanya Ikut-ikutan!
  3. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  4. Strategi Tilt Factor: Memanfaatkan Size, Value, dan Momentum untuk Meningkatkan Return
  5. Rasio EBITDAR: Mengukur Kinerja Perusahaan di Sektor Sewa dan Restrukturisasi
  6. Strategi Dua Sayap: Mengintegrasikan Saham dengan Reksa Dana untuk Portofolio yang Lebih Kuat
  7. Saham Bonus untuk Bos, Risiko untuk Investor?: Memahami Rasio Pembayaran Berbasis Saham
  8. Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi
  9. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  10. Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?

TradingView Chart - VKTR