Update: Jumat, 22 Mei 2026

PTSN

PT. Sat Nusapersada Tbk

Rp 270
+1.50%
Volume
8.022 lot
MA 5
280
MA 20
300
RSI
15.38
High
272
Low
256

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.30%
Support (10d)
256
Resistance (10d)
312
Volume Trend (10d)
-0.1%
Score
60
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-10.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (15.4) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.644 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PTSN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 15.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.30%. Area support terdekat berada di sekitar Rp256, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp312.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 275 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 297 - 311 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 251 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari berbagai indikator momentum seperti RSI, Stochastic, dan CCI, kini saatnya mengenal indikator yang sangat sederhana namun powerful: Williams %R (atau sering disebut Williams Percent Range). Williams %R dikembangkan oleh Larry Williams, seorang trader legendaris yang juga dikenal dengan berbagai kontribusinya dalam analisis teknikal. Indikator ini hampir identik dengan Stochastic Oscillator (Fast Stochastic), tetapi dengan satu perbedaan mendasar: Williams %R diplot dalam skala negatif (dari 0 hingga -100), sementara Stochastic diplot positif (0 hingga 100). Williams %R dirancang untuk mengidentifikasi kondisi overbought (jenuh beli) dan oversold (jenuh jual), serta memberikan sinyal entry dan exit yang jelas. Karena kesederhanaannya, indikator ini sangat populer di kalangan trader pemula maupun profesional. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Williams %R, mulai dari...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover
  2. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  3. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  4. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  5. Reaksi Terhadap Margin Call: Antara Panik dan Keputusan Rasional
  6. Detak Jantung Likuiditas Perusahaan: Memahami Rasio Perubahan Modal Kerja dalam Analisis Saham
  7. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  8. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  9. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  10. Menentukan Risk per Trade: Aturan Emas 1-2% yang Melindungi Modal Anda

TradingView Chart - PTSN