Update: Jumat, 5 Juni 2026

BUKK

PT. Bukaka Teknik Utama Tbk.

Rp 730
-4.58%
Volume
441 lot
MA 5
779
MA 20
986
RSI
15.25
High
735
Low
725
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.03%
Support (10d)
725
Resistance (10d)
1.050
Volume Trend (10d)
+474.3%
Score
60
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-42.97 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (15.3) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 19 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BUKK saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 15.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.03%. Area support terdekat berada di sekitar Rp725, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.050.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 745 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 803 - 840 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 679 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

PER Ideal untuk Saham Consumer Goods: Berapa Batas Wajar Membeli?

Saham sektor Consumer Goods (barang konsumsi) adalah primadona bagi banyak investor di Bursa Efek Indonesia. Mengapa? Karena bisnisnya mudah dipahami (produknya kita konsumsi sehari-hari), permintaannya relatif stabil (defensif), dan banyak perusahaan consumer goods telah terbukti bertahan selama puluhan tahun. Namun satu pertanyaan besar selalu muncul: Berapa PER (Price to Earnings Ratio) yang ideal untuk membeli saham consumer goods? Tidak ada angka ajaib yang berlaku untuk semua perusahaan. Namun dengan memahami karakteristik sektor ini, investor dapat menentukan rentang PER wajar dan mengenali kapan saham consumer goods sedang murah atau mahal. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang PER ideal untuk saham consumer goods. Apa Itu PER dan Mengapa Penting untuk Consumer Goods? PER (Price to Earnings Ratio) adalah rasio yang membandingkan harga saham dengan laba per...

Artikel menarik lainnya:

  1. Weekly Review: Mengukur Kinerja Trading dengan Profit Factor, Win Rate, dan Average RRR
  2. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  3. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren
  4. Rasio EBITDAR: Mengukur Kinerja Perusahaan di Sektor Sewa dan Restrukturisasi
  5. Reaksi Terhadap Margin Call: Antara Panik dan Keputusan Rasional
  6. Capital Light Model: Model Bisnis Idaman Investor Modern
  7. Production Cost per Ton: Metrik Paling Jujur dari Saham Tambang
  8. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  9. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  10. Faktor Kelelahan Keputusan: Mengapa Semakin Banyak Anda Trading, Semakin Buruk Keputusan yang Diambil

TradingView Chart - BUKK