Update: Senin, 5 Oktober 2026

BUKK

PT. Bukaka Teknik Utama Tbk.

Rp 990
+3.13%
Volume
95 lot
MA 5
982
MA 20
994
RSI
56.67
High
1.010
Low
960
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.47%
Support (10d)
955
Resistance (10d)
1.035
Volume Trend (10d)
-75.9%
Score
40
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-2.46 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (56.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -19 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BUKK saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 56.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp955, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.035.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 955, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan

Anda baru saja mulai belajar saham. Atau mungkin sudah beberapa bulan aktif trading. Anda merasa senang. Ada rasa bangga setiap kali berhasil menganalisis sebuah perusahaan dan mengambil keputusan yang tepat. Lalu suatu hari, di meja makan, Anda bercerita tentang investasi saham. Wajah ibu tampak cemas. Ayah menggeleng. "Saham itu judi," kata mereka. "Banyak teman saya yang bangkrut main saham." "Lebih baik uangnya ditabung di bank saja, aman." Anda terdiam. Kecewa. Mungkin marah. Tapi ini keluarga Anda. Anda tidak bisa membantah dengan kasar. Tidak bisa mengabaikan begitu saja. Inilah dilema yang dihadapi hampir setiap investor saham pemula di Indonesia. Keluarga yang meragukan saham. Bukan karena mereka jahat atau tidak peduli. Tapi karena mereka khawatir. Dan kekhawatiran itu, jika tidak dikelola dengan baik, bisa menjadi tekanan psikologis...

Artikel menarik lainnya:

  1. PER untuk Saham Siklikal: Mengapa Murah Bisa Menjebak dan Mahal Bisa Jadi Peluang
  2. On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan
  3. Diversifikasi Sejati: Mengapa Memisah Antar Sektor dan Aset Adalah Kunci Sukses Investasi Saham
  4. Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish
  5. Upside Gap Two Crows: Pola Gagak yang Membawa Kabar Buruk bagi Harga Saham Anda
  6. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  7. Backlog: Detak Jantung Perusahaan Infrastruktur
  8. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  9. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  10. Rasio Persistensi Polis: Indikator Kunci Sehat Tidaknya Lini Bisnis Asuransi bagi Investor

TradingView Chart - BUKK