Update: Kamis, 20 Agustus 2026

SBMA

PT. Surya Biru Murni Acetylene Tbk.

Rp 108
-1.82%
Volume
4.263 lot
MA 5
108
MA 20
107
RSI
52.63
High
110
Low
106
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.08%
Support (10d)
100
Resistance (10d)
120
Volume Trend (10d)
+228.3%
Score
60
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
0.93 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (52.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SBMA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 52.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.08%. Area support terdekat berada di sekitar Rp100, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp120.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 110 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 119 - 124 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 100 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ladder Bottom: Pola Tangga yang Membawa Harga Naik dari Jurang

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, kita sudah akrab dengan pola-pola populer seperti Doji, Hammer, atau Engulfing. Namun, ada pola-pola langka yang jarang dibahas padahal memiliki akurasi yang cukup menarik. Salah satunya adalah Ladder Bottom atau "Dasar Tangga". Dinamakan demikian karena bentuknya seperti tangga yang menurun lalu berbalik naik. Pola ini adalah sinyal pembalikan bullish yang muncul di akhir downtrend panjang, memberi sinyal bahwa penjual sudah kehabisan tenaga dan pembeli siap mengambil alih. Mari kita bedah pola lima candlestick yang langka namun powerful ini. Apa Itu Ladder Bottom? Ladder Bottom adalah pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang terdiri dari lima candlestick dan muncul setelah downtrend yang sudah berlangsung cukup lama. Pola ini termasuk dalam kategori multi candlestick yang cukup kompleks . Nama "Ladder" (tangga) diambil...

Artikel menarik lainnya:

  1. Payback Period: Seberapa Cepat Investasi Anda Kembali?
  2. Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar
  3. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish
  4. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  5. Social Media Detox Selama Trading: Mengapa Grup WA dan Telegram Bisa Menghancurkan Akun Anda
  6. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren
  7. Dividen Reinvestment Plan (DRIP): Cara Cerdas Meningkatkan Return Investasi
  8. Regret Aversion: Ketika Ketakutan Akan Penyesalan Melumpuhkan Keputusan Investasi Anda
  9. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  10. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi

TradingView Chart - SBMA