Update: Senin, 5 Oktober 2026

SFAN

PT. Surya Fajar Capital Tbk.

Rp 1.990
+0.25%
Volume
477 lot
MA 5
1.990
MA 20
2.013
RSI
27.78
High
1.990
Low
1.985
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
0.31%
Support (10d)
1.980
Resistance (10d)
2.020
Volume Trend (10d)
-42.7%
Score
35
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-1.97 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (27.8) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -15 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SFAN saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 27.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.31%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.980, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.020.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.881 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Core Portfolio: Kombinasi Saham Blue Chip dan Obligasi untuk Fondasi Investasi yang Kokoh

Setiap bangunan yang kokoh membutuhkan fondasi yang kuat. Begitu pula dalam investasi. Sebelum Anda bermain-main dengan saham spekulatif, kripto, atau instrumen berisiko tinggi lainnya, Anda harus memiliki core portfolio — inti portofolio yang dirancang untuk bertahan dalam badai pasar sekaligus memberikan pertumbuhan yang stabil dalam jangka panjang. Kombinasi paling klasik dan terbukti ampuh untuk core portfolio adalah saham blue chip dan obligasi. Dua kelas aset ini bekerja secara komplementer: ketika saham sedang terpuruk, obligasi cenderung memberikan ketenangan. Ketika obligasi sedang lesu, saham biasanya melesat. Apa Itu Saham Blue Chip? Saham blue chip adalah saham dari perusahaan-perusahaan besar, mapan, memiliki reputasi kuat, kinerja keuangan yang stabil, dan biasanya sudah beroperasi selama puluhan tahun. Istilah "blue chip" sendiri diambil dari permainan poker, di mana chip biru memiliki...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish
  2. Saham Individual vs ETF: Mana yang Lebih Efisien dari Sisi Biaya dan Risiko?
  3. The Reversal Day: Mirip Key Reversal Day dengan Volume Spesifik
  4. Psikologi Ketika Portofolio Turun 30%: Di Titik Terdalam, Karakter Anda Diuji
  5. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  6. 2P Reserve: Kunci Menilai Nilai Sesungguhnya Saham Migas
  7. Mengelola Drawdown Psikologis: Ketika Musuh Terbesar Berada di Dalam Pikiran Anda
  8. Reaksi Terhadap Margin Call: Antara Panik dan Keputusan Rasional
  9. Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik
  10. Manajemen Waktu Trader Paruh Waktu vs Full Time: Dua Dunia, Dua Strategi Berbeda

TradingView Chart - SFAN