Update: Kamis, 20 Agustus 2026

SILO

PT. Siloam International Hospitals Tbk.

Rp 2.290
-2.14%
Volume
2.675 lot
MA 5
2.292
MA 20
2.234
RSI
64.56
High
2.370
Low
2.290
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.80%
Support (10d)
2.190
Resistance (10d)
2.430
Volume Trend (10d)
+48.1%
Score
55
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
6.02 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (64.6)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.189 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SILO saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 64.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.80%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.190, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.430.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 2.430 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 2.673, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 2.190 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar

Dalam analisis teknikal modern, volume profile telah menjadi alat yang sangat populer untuk memahami di mana sebagian besar volume transaksi terjadi. Inti dari volume profile adalah Point of Control (POC)—level harga dengan volume perdagangan tertinggi dalam suatu periode. Namun, ada satu konsep lanjutan yang sering luput dari perhatian trader ritel, padahal sangat powerful: Naked Point of Control (Naked POC). Naked POC adalah POC yang saat ini "telanjang"—artinya, harga telah bergerak meninggalkannya dan tidak kembali menyentuh level tersebut dalam periode waktu yang signifikan. Level ini, yang dulunya merupakan zona kesepakatan tertinggi antara pembeli dan penjual, kini menjadi zona yang "menggoda". Ia akan bertindak sebagai magnet kuat yang akan menarik harga kembali, atau sebaliknya, menjadi zona penolakan yang sangat keras. Memahami Naked POC sama seperti mengetahui...

Artikel menarik lainnya:

  1. Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional: Mana yang Cocok untuk Anda?
  2. Membangun Portofolio dengan ETF Saham: Praktis, Murah, dan Modern
  3. Memahami Rasio Shiller PER (CAPE): Apakah Pasar Saham Saat Ini Terlalu Mahal?
  4. Sustainable Growth Rate (SGR): Seberapa Cepat Perusahaan Bisa Tumbuh Tanpa Utang Baru?
  5. PER Forward vs Trailing: Mana yang Lebih Akurat Menilai Saham?
  6. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  7. Memahami Pola Tiga Candlestick: Deliberation (Masa Pertimbangan)
  8. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  9. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  10. Regret Aversion: Ketika Ketakutan Akan Penyesalan Melumpuhkan Keputusan Investasi Anda

TradingView Chart - SILO