Update: Jumat, 22 Mei 2026

SOTS

PT. Satria Mega Kencana Tbk.

Rp 760
-13.14%
Volume
38.784 lot
MA 5
802
MA 20
952
RSI
27.48
High
985
Low
745

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
6.08%
Support (10d)
690
Resistance (10d)
1.040
Volume Trend (10d)
-28.1%
Score
60
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-20.42 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (27.5) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 60 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SOTS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 27.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.08%. Area support terdekat berada di sekitar Rp690, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.040.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 775 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 836 - 874 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 707 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Value Averaging (VA): Strategi Cerdas Memaksimalkan Keuntungan Saat Pasar Turun

Jika Anda sudah mengenal Dollar Cost Averaging (DCA) sebagai strategi investasi rutin dengan nominal tetap, maka Value Averaging (VA) adalah versi yang lebih dinamis dan ambisius. VA tidak hanya meminta Anda disiplin, tetapi juga memaksa Anda membeli lebih banyak saat harga murah, dan membeli lebih sedikit (atau bahkan menjual) saat harga mahal. Apa Itu Value Averaging? Value Averaging adalah strategi investasi jangka panjang yang dikembangkan oleh Michael Edleson. Alih-alih menyetor uang dalam jumlah tetap setiap periode (seperti DCA), Anda menargetkan nilai portofolio harus bertambah dalam jumlah tetap setiap periode. Dengan kata lain, Anda menentukan pertumbuhan nilai portofolio yang ingin dicapai setiap bulan/kuartal, lalu menyesuaikan besarnya investasi berdasarkan kinerja pasar sebelumnya. Perbedaan Mendasar: DCA vs VA Aspek Dollar Cost Averaging (DCA) Value Averaging (VA) Setoran tiap...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  2. Rasio Persistensi Polis: Indikator Kunci Sehat Tidaknya Lini Bisnis Asuransi bagi Investor
  3. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  4. Psikologi Ketika Portofolio Naik 100%: Di Puncak Kemenangan, Bahaya Justru Mengintai
  5. Membangun Rencana Trading: Senjata Utama Melawan Emosi dan Kekacauan
  6. Memahami Rasio Shiller PER (CAPE): Apakah Pasar Saham Saat Ini Terlalu Mahal?
  7. Apa Itu PBV (Price to Book Value)? Panduan Mudah untuk Pemula
  8. The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren
  9. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  10. Permanent Portfolio: Filosofi Investasi Seumur Hidup ala Harry Browne

TradingView Chart - SOTS