Update: Kamis, 20 Agustus 2026

BPFI

PT. Woori Finance Indonesia Tbk.

Rp 256
+0.79%
Volume
324 lot
MA 5
255
MA 20
261
RSI
37.04
High
258
Low
250
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.42%
Support (10d)
248
Resistance (10d)
286
Volume Trend (10d)
+337.6%
Score
30
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
5.79 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (37.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BPFI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 37.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.42%. Area support terdekat berada di sekitar Rp248, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp286.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 236 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Memahami Rasio Shiller PER (CAPE): Apakah Pasar Saham Saat Ini Terlalu Mahal?

Dalam dunia investasi saham, salah satu pertanyaan terbesar yang selalu muncul adalah: “Apakah sekarang waktu yang tepat untuk membeli, atau harga sudah terlalu tinggi?” Para investor fundamental biasanya menggunakan rasio Price to Earnings (PER) standar untuk menjawabnya. Namun, metrik ini memiliki kelemahan, terutama karena laba perusahaan bisa sangat fluktuatif akibat siklus ekonomi. Di sinilah Rasio Shiller PER, atau yang lebih dikenal dengan CAPE (Cyclically Adjusted Price-to-Earnings Ratio), berperan. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu CAPE, bagaimana cara kerjanya, serta kelebihan dan kekurangannya. Apa itu Rasio Shiller PER (CAPE)? Rasio Shiller PER dikembangkan oleh peraih Nobel Ekonomi, Robert Shiller. Berbeda dengan PER biasa yang hanya membandingkan harga saham dengan laba per saham (EPS) satu tahun terakhir, CAPE membandingkan harga saham dengan rata-rata laba inflasi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  2. Apa Itu Market Cap? Memahami Kapitalisasi Pasar dengan Cara Sederhana
  3. Waktu Trading: Pre-opening, Regular, Pre-closing – Panduan Lengkap untuk Pemula
  4. Hindsight Bias: Bahaya Mentalitas "Sudah Saya Tahu Sejak Awal"
  5. CAR (Capital Adequacy Ratio): Benteng Pertahanan Kesehatan Bank
  6. Analisis Impairment Asset: Ancaman Pengeruk Laba yang Sering Terlupakan Investor
  7. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  8. Risk Based Capital (RBC): Alat Ukur Ketahanan Finansial Emiten Asuransi
  9. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  10. Core-Satellite Portfolio: Strategi Cerdas Memadukan Stabilitas dan Pertumbuhan

TradingView Chart - BPFI