Update: Selasa, 18 Agustus 2026

BPFI

PT. Woori Finance Indonesia Tbk.

Rp 254
0.00%
Volume
309 lot
MA 5
257
MA 20
260
RSI
43.75
High
256
Low
250
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.45%
Support (10d)
248
Resistance (10d)
276
Volume Trend (10d)
+99.4%
Score
10
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
4.96 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (43.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -17 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BPFI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 43.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.45%. Area support terdekat berada di sekitar Rp248, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp276.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 236 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Efek Ilusi Kontrol: Ketika Anda Berpikir Grafik Dapat Mengendalikan Pasar

Seorang trader duduk di depan layar komputernya. Ia memiliki tiga monitor yang dipenuhi dengan grafik harga saham, indikator teknikal, dan order book. Jarinya siap di atas keyboard. Ia melihat pola "head and shoulders" terbentuk. Ia segera mengambil posisi sell. Ia yakin, dengan analisis teknikal yang "sempurna", ia bisa memprediksi pergerakan harga. Ia merasa mengendalikan situasi. Tiba-tiba, bank sentral mengumumkan kebijakan suku bunga yang tidak terduga. Pasar berbalik arah dalam hitungan detik. Semua analisisnya menjadi tidak berarti. Ia mengalami kerugian besar. Namun, keesokan harinya, ia kembali ke pola yang sama. Membuka grafik yang sama. Memasang indikator yang sama. Merasa "kali ini saya bisa mengendalikannya". Inilah efek ilusi kontrol (illusion of control)—keyakinan keliru bahwa kita dapat mengendalikan atau mempengaruhi hasil dari suatu peristiwa yang sebenarnya sebagian besar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio LTV/CAC: Ukuran Paling Jujur Kesehatan Saham Digital
  2. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  3. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  4. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  5. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  6. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  7. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  8. Book Building dan Masa Penawaran IPO: Cara Menentukan Harga Saham Perdana
  9. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  10. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis

TradingView Chart - BPFI