Update: Senin, 5 Oktober 2026

TBIG

PT. Tower Bersama Infrastructure Tbk.

Rp 1.430
-1.04%
Volume
1.979 lot
MA 5
1.445
MA 20
1.462
RSI
44.68
High
1.450
Low
1.420
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.27%
Support (10d)
1.390
Resistance (10d)
1.480
Volume Trend (10d)
-16.3%
Score
35
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-1.72 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (44.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 86 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TBIG saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 44.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.27%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.390, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.480.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.321 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ketika Keajaiban Menjadi Bencana: Memahami Rasio Extraordinary Items terhadap Laba

Bayangkan Anda sedang mengevaluasi dua perusahaan. Perusahaan A melaporkan laba bersih naik 150% dalam setahun. Luar biasa! Perusahaan B melaporkan laba bersih turun 40%. Membosankan. Anda langsung tertarik pada Perusahaan A. Namun setelah diselidiki, ternyata kenaikan laba Perusahaan A 100% berasal dari keuntungan pembebasan lahan oleh pemerintah (kompensasi satu kali). Bisnis intinya justru stagnan. Sementara Perusahaan B mengalami penurunan laba karena sekali saja membayar denda settle kasus hukum yang sudah berakhir—bisnis intinya tetap sehat. Siapa yang sebenarnya lebih baik? Jawabannya tergantung pada seberapa besar extraordinary items (pos luar biasa) mempengaruhi laba. Artikel ini akan membahas secara khusus rasio extraordinary items terhadap laba, bagaimana menghitungnya, mengapa rasio ini sangat penting untuk menilai kualitas laba, serta bagaimana membedakan antara kejutan positif yang tidak berkelanjutan dan kemunduran sementara...

Artikel menarik lainnya:

  1. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  2. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  3. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  4. Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume
  5. LDR (Loan to Deposit Ratio): Menakar Likuiditas dan Agresivitas Bank
  6. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  7. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  8. Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi
  9. Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham
  10. All Weather Portfolio: Solusi Investasi Sepanjang Musim untuk Investor Pasif

TradingView Chart - TBIG