Update: Jumat, 23 Oktober 2026

TEBE

PT. Dana Brata Luhur Tbk.

Rp 2.110
+9.90%
Volume
316.983 lot
MA 5
1.873
MA 20
2.410
RSI
32.74
High
2.210
Low
1.895
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
5.25%
Support (10d)
1.620
Resistance (10d)
3.100
Volume Trend (10d)
+41.1%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
25.22 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (32.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -563 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TEBE saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.25%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.620, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.100.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.539 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah

Dalam hiruk-pikuk grafik saham yang penuh dengan fluktuasi harga, terkadang hal yang paling sederhana justru menyimpan makna paling dalam. Salah satu pola candlestick yang sering terlewatkan oleh trader pemula adalah Matching Low. Pola ini terbentuk dari dua candlestick yang memiliki harga penutupan yang sama di level rendah, dan meskipun tampak sederhana, ia dapat memberikan sinyal potensi pembalikan bullish yang cukup andal. Bagi trader yang jeli, Matching Low adalah salah satu alat untuk mendeteksi titik di mana tekanan jual mulai kehabisan tenaga. Karakteristik Pola Matching Low Matching Low adalah pola yang terbentuk dari dua candlestick dalam konteks tren turun. Nama "Matching Low" secara harfiah berarti "menyamakan level rendah" — yaitu harga penutupan yang sama. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai berikut: Candlestick Pertama (Hari 1): Berwarna hitam...

Artikel menarik lainnya:

  1. Churn Rate: Mengukur Kebocoran Pelanggan Sebelum Saham Anjlok
  2. Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend
  3. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  4. Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi
  5. Market Risk Premium: Harga yang Harus Dibayar untuk Keberanian Memegang Saham
  6. Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume
  7. The Reversal Day: Mirip Key Reversal Day dengan Volume Spesifik
  8. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  9. Core Portfolio: Kombinasi Saham Blue Chip dan Obligasi untuk Fondasi Investasi yang Kokoh
  10. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham

TradingView Chart - TEBE