Update: Senin, 6 Juli 2026

TINS

PT. Timah Tbk.

Rp 3.420
-0.29%
Volume
211.263 lot
MA 5
3.358
MA 20
3.421
RSI
48.08
High
3.520
Low
3.400
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.49%
Support (10d)
3.220
Resistance (10d)
3.780
Volume Trend (10d)
-52.2%
Score
55
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
11.76 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (48.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 11.972 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TINS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.49%. Area support terdekat berada di sekitar Rp3.220, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.780.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 3.780 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 4.158, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 3.220 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

TRIX: Triple Smoothed EMA untuk Menyaring Noise Pasar

Dalam analisis teknikal, salah satu tantangan terbesar adalah membedakan antara sinyal yang berarti (signal) dan kebisingan pasar (noise). Setiap hari, harga naik turun karena berbagai faktor — banyak di antaranya tidak relevan dengan tren jangka panjang. Di sinilah TRIX berperan. Dikembangkan oleh Jack Hutson pada awal 1980-an, TRIX (Triple Exponential Smoothing) adalah indikator momentum yang menghaluskan harga tiga kali menggunakan Exponential Moving Average (EMA). Hasilnya adalah garis yang sangat halus yang menghilangkan hampir semua noise harga, sehingga Anda dapat melihat momentum sebenarnya di balik pergerakan pasar. Bagi trader yang ingin fokus pada tren dan momentum jangka menengah hingga panjang, tanpa terganggu fluktuasi harian, TRIX adalah alat yang sangat berharga. Karakteristik TRIX TRIX adalah indikator osilator yang menghitung persentase perubahan dari EMA yang telah dihaluskan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  2. Dividend Yield vs Dividend Payout Ratio: Mana yang Lebih Penting?
  3. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren
  4. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  5. Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga
  6. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  7. Loss Aversion: Mengapa Cut Loss Terasa Lebih Sulit daripada Membeli
  8. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  9. Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib
  10. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui

TradingView Chart - TINS