Update: Jumat, 5 Juni 2026

TINS

PT. Timah Tbk.

Rp 3.150
+2.94%
Volume
935.370 lot
MA 5
3.084
MA 20
3.409
RSI
41.63
High
3.300
Low
3.110
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.25%
Support (10d)
2.650
Resistance (10d)
3.700
Volume Trend (10d)
-16.8%
Score
60
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-18.81 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (41.6)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 132.197 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TINS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.25%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.650, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.700.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 3.213 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 3.465 - 3.623 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 2.930 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun

Setiap hari, pasar saham bergerak naik turun. Grafik berwarna hijau dan merah silih berganti. Bagi banyak investor, fluktuasi harian ini terasa seperti rollercoaster emosi yang melelahkan. Padahal, jika Anda bertanya kepada investor jangka panjang yang sukses, mereka akan menjawab: "Saya hampir tidak peduli dengan pergerakan hari ini." Mengapa? Karena mereka memiliki visualisasi tujuan keuangan yang jelas. Mereka tidak terjebak dalam permainan jangka pendek. Artikel ini akan membantu Anda memisahkan antara noise harian yang tidak penting dengan signal jangka panjang yang sesungguhnya menentukan kekayaan Anda. 1. Masalah Utama: Mata Tertuju pada Layar, Bukan pada Peta Coba renungkan: Kapankah terakhir kali Anda membuka aplikasi saham hanya untuk "sekadar melihat"? Lalu tanpa sadar, Anda menghabiskan waktu berjam-jam memantau pergerakan harga. Setiap kali harga turun 1%, Anda merasa cemas....

Artikel menarik lainnya:

  1. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  2. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  3. Mengenal Awesome Oscillator (AO): Twin Peaks, Saucer, dan Zero Line Crossing
  4. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  5. Mengukur Amarah dan Keserakahan Pasar: Memahami CNN Fear & Greed Index
  6. Efek Ilusi Kontrol: Ketika Anda Berpikir Grafik Dapat Mengendalikan Pasar
  7. Auto Rejection: Batasan ARA dan ARB yang Wajib Dipahami Trader
  8. Discounted Cash Flow (DCF): Senjata Utama Value Investor
  9. Analisis SOTP (Sum of The Parts): Membongkar Nilai Tersembunyi di Perusahaan Konglomerasi
  10. Rasio Leverage yang Aman untuk Margin Trading: Panduan untuk Investor Saham

TradingView Chart - TINS