Update: Jumat, 5 Juni 2026

TOWR

PT. Sarana Menara Nusantara Tbk.

Rp 330
-1.79%
Volume
1.325.089 lot
MA 5
355
MA 20
423
RSI
2.67
High
344
Low
324
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.77%
Support (10d)
324
Resistance (10d)
432
Volume Trend (10d)
+301.0%
Score
45
Win Rate (30d)
16.67 %
P/L (30d)
-35.29 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (2.7) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -443.438 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TOWR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 2.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.77%. Area support terdekat berada di sekitar Rp324, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp432.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 324, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted

Seorang investor menemukan sebuah saham dengan PER (Price to Earnings Ratio) 25x. Ia bertanya: "Mahal atau murah?" Temannya menjawab: "Tergantung pertumbuhan labanya. Kalau laba tumbuh 25% per tahun, PER 25x adalah wajar. Kalau hanya tumbuh 5%, itu mahal." Inilah inti dari rasio PEG (P/E to Growth) yang populer. Namun rasio PEG standar memiliki banyak kelemahan. Artikel ini akan membahas PEG Adjusted—versi yang lebih canggih dan akurat untuk menilai kewajaran harga saham berdasarkan pertumbuhan laba, dengan mempertimbangkan kualitas pertumbuhan, risiko, dan faktor-faktor lain yang sering diabaikan. Apa Itu Rasio PEG (P/E to Growth)? Rasio PEG adalah pengembangan dari PER yang memasukkan faktor pertumbuhan laba. Rumus dasarnya: PEG = PER / Laju Pertumbuhan Laba per Saham (EPS) Tahunan Interpretasi standar: PEG = 1 → Harga wajar (PER...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  2. Analisis Post Trade: Seni Mengevaluasi Kesalahan Tanpa Menyesali Diri
  3. Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing
  4. Anchoring Bias: Bahaya Terpaku pada Harga Beli atau Harga Tertinggi
  5. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  6. Dividend Yield vs Dividend Payout Ratio: Mana yang Lebih Penting?
  7. Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula
  8. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  9. Order Book: Jendela Pendapatan Masa Depan Perusahaan
  10. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar

TradingView Chart - TOWR