Update: Kamis, 20 Agustus 2026

DILD

PT. Intiland Development Tbk.

Rp 117
0.00%
Volume
188.536 lot
MA 5
116
MA 20
116
RSI
50.00
High
120
Low
117
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
0.92%
Support (10d)
113
Resistance (10d)
126
Volume Trend (10d)
+191.6%
Score
45
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
2.63 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -6.244 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DILD saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.92%. Area support terdekat berada di sekitar Rp113, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp126.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 113, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio LTV/CAC: Ukuran Paling Jujur Kesehatan Saham Digital

Dalam dunia saham, sektor perusahaan digital (SaaS, e-commerce, fintech, marketplace) menawarkan peluang keuntungan yang luar biasa. Namun, di balik pertumbuhan pendapatan yang mengesankan dan jumlah pengguna yang meledak, banyak investor lupa menanyakan satu pertanyaan fundamental: “Apakah model bisnis ini benar-benar menghasilkan uang untuk setiap pelanggan, atau justru membakar uang setiap kali mendapatkan pelanggan baru?” Jawabannya terletak pada rasio LTV (Lifetime Value) terhadap CAC (Customer Acquisition Cost). Ini adalah metrik paling jujur yang membedakan antara perusahaan digital yang sehat dan perusahaan yang lambat laun akan tumbang. Artikel ini akan membahas secara tuntas apa itu rasio LTV/CAC, mengapa ia menjadi tolok ukur utama bagi investor cerdas, bagaimana membaca angkanya, serta cara menggunakannya untuk memilih saham digital berkualitas. Apa Itu LTV dan CAC? Pengingat Singkat Sebelum membahas rasionya,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Receivable Turnover: Mengungkap Bahaya Piutang Macet di Balik Laporan Keuangan
  2. Saham vs Reksadana vs Obligasi: Mana yang Cocok untuk Pemula?
  3. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  4. Risk Based Capital (RBC): Alat Ukur Ketahanan Finansial Emiten Asuransi
  5. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya
  6. Metode Equal Weight: Strategi Sederhana untuk Pemula dalam Alokasi Saham
  7. Kamar Tidur Bukan Command Center: Mengapa Anda Harus Berhenti Trading di Tempat Tidur
  8. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  9. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target
  10. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali

TradingView Chart - DILD