Update: Senin, 10 Agustus 2026

DILD

PT. Intiland Development Tbk.

Rp 116
-0.85%
Volume
104.189 lot
MA 5
118
MA 20
116
RSI
50.00
High
119
Low
116
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.55%
Support (10d)
113
Resistance (10d)
120
Volume Trend (10d)
-29.2%
Score
55
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
6.42 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.384 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DILD saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.55%. Area support terdekat berada di sekitar Rp113, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp120.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 120 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 132, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 113 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Gross Transaction Value (GTV): Mengukur Skala Riil Bisnis Digital

Dalam dunia saham, perusahaan digital seperti fintech, dompet elektronik, ride-hailing, dan platform pembayaran sering kali menjadi pusat perhatian investor karena pertumbuhannya yang eksplosif. Namun, berbeda dengan perusahaan manufaktur yang menjual produk fisik, atau bank yang mencatat pendapatan bunga, perusahaan digital ini memiliki cara unik dalam mengukur skala bisnis mereka: Gross Transaction Value (GTV). Banyak investor pemula yang bingung membedakan GTV dengan pendapatan (revenue) atau GMV (Gross Merchandise Value). Akibatnya, mereka bisa salah menilai valuasi dan prospek sebuah perusahaan. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu GTV, bagaimana membedakannya dengan metrik serupa, mengapa ia penting untuk analisis saham digital, serta cara menggunakannya sebagai alat investasi. Apa Itu Gross Transaction Value (GTV)? Gross Transaction Value (GTV) adalah total nilai seluruh transaksi yang diproses melalui platform dalam...

Artikel menarik lainnya:

  1. Menimbang Ketidakpastian: Valuasi dengan Risk Adjusted Discounted Cash Flow (DCF)
  2. Rasio Interest Coverage: Seberapa Mampu Perusahaan Membayar Bunga Utang?
  3. Gann Angles – Ketika Waktu dan Harga Bertemu dalam Geometri
  4. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  5. Rasio Price to NCAV: Strategi Klasik Mencari Net-Net Stock dalam Valuasi Saham
  6. Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend
  7. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  8. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  9. Strategi Dua Sayap: Mengintegrasikan Saham dengan Reksa Dana untuk Portofolio yang Lebih Kuat
  10. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan

TradingView Chart - DILD