Update: Senin, 6 Juli 2026

DILD

PT. Intiland Development Tbk.

Rp 111
+3.74%
Volume
50.364 lot
MA 5
108
MA 20
113
RSI
30.00
High
112
Low
108
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.89%
Support (10d)
105
Resistance (10d)
116
Volume Trend (10d)
-50.3%
Score
55
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-9.76 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (30.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 7.865 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DILD saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.89%. Area support terdekat berada di sekitar Rp105, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp116.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 116 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 128, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 105 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi

Dalam dunia saham, investor biasanya menyukai perusahaan dengan laba bersih yang besar dan stabil. Namun, ada satu pos beban yang justru bisa menjadi tanda kekuatan masa depan meskipun menekan laba hari ini: Pengeluaran Riset dan Pengembangan (R&D). Perusahaan seperti Amazon, Tesla, atau perusahaan farmasi raksasa menghabiskan miliaran dolar untuk R&D setiap tahun—dan justru itulah yang membuat mereka terus tumbuh. Artikel ini akan membahas apa itu rasio R&D, bagaimana menilainya dalam konteks saham, mengapa R&D tinggi tidak selalu baik, serta cara membedakan perusahaan yang berinvestasi untuk masa depan dengan perusahaan yang sekadar membakar uang. 1. Apa Itu Pengeluaran R&D dan Rasio R&D? Riset dan Pengembangan (Research & Development / R&D) adalah aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk menciptakan produk baru, meningkatkan produk yang sudah ada, atau menemukan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Risk Based Capital (RBC): Alat Ukur Ketahanan Finansial Emiten Asuransi
  2. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread
  3. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  4. Rasio Buyback Yield: Saat Perusahaan Menjadi Pembeli Saham Paling Setia
  5. High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi
  6. Reaksi Terhadap Margin Call: Antara Panik dan Keputusan Rasional
  7. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas
  8. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  9. The Spring Pattern: Harga Turun Sebentar Lalu Naik Tajam sebagai Konfirmasi Support
  10. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari

TradingView Chart - DILD