Update: Jumat, 22 Mei 2026

TRAM

PT. Trada Alam Minera Tbk.

Rp 50
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
50
MA 20
50
RSI
100.00
High
-
Low
-

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Psikologi Menerima Kerugian sebagai Biaya Belajar: Mengubah Luka Men Menjadi Pelajaran Berharga

Tidak ada satu pun investor di dunia ini yang tidak pernah mengalami kerugian. Warren Buffett pernah rugi miliaran dolar. Peter Lynch pernah membeli saham yang harganya turun 50%. Semua nama besar di dunia investasi memiliki lemari berisi pakaian kegagalan. Yang membedakan mereka dari investor biasa bukanlah kemampuan menghindari kerugian. Itu tidak mungkin. Yang membedakan adalah kemampuan menerima kerugian sebagai biaya belajar—bukan sebagai kegagalan permanen atau luka ego yang tak tersembuhkan. Artikel ini akan membahas psikologi di balik rasa sakit akibat kerugian, dan bagaimana Anda bisa mengubah perspektif sehingga setiap kerugian justru menjadi batu loncatan menuju investor yang lebih baik. 1. Mengapa Kerugian Terasa Begitu Menyakitkan? Sebelum belajar menerima kerugian, kita perlu memahami mengapa otak kita bereaksi begitu keras terhadap kehilangan uang. Ilmu perilaku keuangan menyebut...

Artikel menarik lainnya:

  1. EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar
  2. Rasio Enterprise Value terhadap Pendapatan (EV/Sales): Ukuran Terbaik untuk Saham yang Belum Untung
  3. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  4. Working Capital Turnover: Seberapa Efisien Perusahaan Mengelola Modal Kerja?
  5. Fed Model: Menilai Wajar Tidaknya Pasar Saham dengan Membandingkan Imbal Hasil
  6. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya
  7. Dollar Cost Averaging (DCA): Strategi Disiplin Mengakumulasi Saham Tanpa Perlu Tebak Waktu
  8. Mengukur Amarah dan Keserakahan Pasar: Memahami CNN Fear & Greed Index
  9. Earnings Yield: Membalik PER untuk Melihat Imbal Hasil Saham Anda
  10. NPV Sumber Daya: Kunci Membaca Nilai Sesungguhnya Saham Tambang

TradingView Chart - TRAM