Update: Jumat, 11 September 2026

TRIM

PT. Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Rp 715
0.00%
Volume
11.227 lot
MA 5
719
MA 20
649
RSI
76.92
High
730
Low
700
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.77%
Support (10d)
605
Resistance (10d)
750
Volume Trend (10d)
+183.9%
Score
35
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
30.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (76.9) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -277 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TRIM saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 76.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.77%. Area support terdekat berada di sekitar Rp605, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp750.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 575 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader

Dalam analisis teknikal saham, ada satu indikator yang paling sederhana, paling populer, dan paling sering digunakan oleh trader di seluruh dunia: Moving Average (Rata-rata Bergerak). Moving Average adalah indikator yang menghaluskan data harga dengan menciptakan garis yang mengikuti pergerakan harga. Ia membantu trader melihat arah tren, mengidentifikasi level support dan resistance dinamis, serta menghasilkan sinyal beli dan jual. Namun, tidak semua moving average diciptakan sama. Ada beberapa jenis moving average dengan karakteristik, kelebihan, dan kekurangan yang berbeda: SMA (Simple Moving Average), EMA (Exponential Moving Average), WMA (Weighted Moving Average), dan HMA (Hull Moving Average). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang keempat jenis moving average tersebut, mulai dari cara perhitungan, karakteristik, kelebihan dan kekurangan, hingga strategi penggunaannya dalam trading saham. Apa Itu Moving Average?...

Artikel menarik lainnya:

  1. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  2. Stock Split: Alasan dan Dampak Harga
  3. Home Bias: Bahaya Terlalu Dominan dengan Saham Dalam Negeri
  4. Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
  5. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  6. The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands
  7. Nilai yang Sesungguhnya: Menguak Arti Tangible Book Value per Share dalam Analisis Saham
  8. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  9. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan
  10. Rasio FCF to Equity (FCFE): Uang Tunai yang Benar-Benar Bisa Diterima Pemegang Saham

TradingView Chart - TRIM