Update: Jumat, 22 Mei 2026

TSPC

PT. Tempo Scan Pacific Tbk.

Rp 2.380
-0.42%
Volume
2.754 lot
MA 5
2.396
MA 20
2.441
RSI
33.33
High
2.390
Low
2.360

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.01%
Support (10d)
2.330
Resistance (10d)
2.590
Volume Trend (10d)
-43.0%
Score
10
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-2.06 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (33.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.855 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TSPC saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 33.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.01%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.330, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.590.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 2.214 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga

Dalam perjalanan sebuah tren saham yang kuat, seringkali harga tidak bergerak mulus naik atau turun setiap hari. Ada kalanya harga melompat dengan tiba-tiba meninggalkan celah kosong di chart. Jika gap pertama setelah konsolidasi adalah breakaway gap, maka gap-gap berikutnya di tengah perjalanan tren disebut Runaway Gap. Namun, runaway gap memiliki keunikan yang tidak dimiliki gap lainnya: ia bisa digunakan untuk mengukur seberapa jauh harga masih akan bergerak. Karena kemampuannya ini, runaway gap juga dikenal dengan nama Measuring Gap. Bagi trader yang memahami cara menggunakannya, runaway gap adalah kompas yang menunjukkan arah sekaligus target harga. Ia bukan hanya sinyal untuk bertahan di posisi, tetapi juga alat untuk merencanakan kapan harus mengambil profit. Apa Itu Runaway (Measuring) Gap? Runaway gap adalah celah harga yang terjadi di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Status Quo Bias: Bahaya Malas Menyeimbangkan Kembali Portofolio
  2. Overthinking vs Underthinking: Dua Ekstrem yang Sama-sama Berbahaya dalam Investasi Saham
  3. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  4. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  5. Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem
  6. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  7. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  8. Unique Three River: Pola Langka yang Menandai Titik Jenuh Penjualan
  9. Pengertian Dividen: Tunai, Saham, dan Cara Hitung untuk Pemula
  10. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi

TradingView Chart - TSPC