Update: Kamis, 8 Oktober 2026

TSPC

PT. Tempo Scan Pacific Tbk.

Rp 2.600
-1.89%
Volume
5.368 lot
MA 5
2.644
MA 20
2.689
RSI
22.58
High
2.650
Low
2.600
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.66%
Support (10d)
2.560
Resistance (10d)
2.680
Volume Trend (10d)
-17.8%
Score
35
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-5.80 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (22.6) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.164 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TSPC saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 22.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.66%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.560, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.680.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 2.432 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Standar Emas Investasi: Memahami Model Portofolio 60/40 (Saham vs Pendapatan Tetap)

Dalam dunia investasi, ada banyak sekali strategi dan model portofolio. Mulai dari yang super sederhana (100% saham) hingga yang kompleks (menggunakan derivatif dan komoditas). Namun, selama beberapa dekade, satu model portofolio telah bertahan sebagai titik acuan global bagi investor institusi maupun ritel: Model 60/40. Model ini sangat sederhana: 60% saham (untuk pertumbuhan) dan 40% pendapatan tetap (obligasi/deposito untuk stabilitas). Namun dibalik kesederhanaannya, ada logika yang mendalam dan telah terbukti dalam berbagai siklus pasar. Artikel ini akan mengupas apa itu model 60/40, mengapa ia begitu populer, kelebihan dan kekurangannya, serta apakah model ini masih relevan di era sekarang. Apa Itu Model Portofolio 60/40? Model 60/40 adalah strategi alokasi aset di mana seorang investor mengalokasikan 60% dari portofolionya ke saham (ekuitas) dan 40% ke obligasi atau pendapatan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  2. Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal
  3. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  4. Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar
  5. Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun
  6. Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama
  7. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  8. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  9. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  10. Analisis Piotroski F-Score untuk Pemula: Menyaring Saham Value yang Berkualitas

TradingView Chart - TSPC