Update: Jumat, 22 Mei 2026

CSAP

PT. Catur Sentosa Adiprana Tbk.

Rp 268
0.00%
Volume
210 lot
MA 5
277
MA 20
285
RSI
32.14
High
268
Low
268

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.40%
Support (10d)
268
Resistance (10d)
292
Volume Trend (10d)
-67.6%
Score
20
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-6.94 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (32.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CSAP saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.40%. Area support terdekat berada di sekitar Rp268, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp292.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 20 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 255 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Strategi Anti-Martingale: Seni Membiarkan Keuntungan Bekerja untuk Anda

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengapa strategi Martingale, yaitu menggandakan posisi setelah kerugian, adalah bunuh diri finansial di pasar saham. Kini saatnya membahas kebalikannya: strategi Anti-Martingale. Jika Martingale adalah "menambah saat kalah", maka Anti-Martingale adalah menambah saat menang dan mengecil saat kalah. Strategi ini selaras dengan filosofi dasar trading yang paling terkenal: biarkan keuntungan Anda berjalan, dan potong kerugian Anda sejak dini. Anti-Martingale tidak terdengar "pasti berhasil" seperti klaim Martingale. Tidak ada jaminan bahwa Anda akan selalu untung. Namun justru karena kejujurannya itulah strategi ini bertahan dalam ujian waktu dan digunakan secara luas oleh trader profesional di seluruh dunia. Filosofi Dasar: Mengejar Keuntungan Bukan Menguber Kerugian Perbedaan mendasar antara Martingale dan Anti-Martingale terletak pada apa yang Anda kejar. Martingale mengejar pemulihan kerugian. Ia lahir...

Artikel menarik lainnya:

  1. Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula
  2. PER untuk Saham Siklikal: Mengapa Murah Bisa Menjebak dan Mahal Bisa Jadi Peluang
  3. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas
  4. Rasio Leverage yang Aman untuk Margin Trading: Panduan untuk Investor Saham
  5. ARPU: Mata Uang Baru dalam Valuasi Saham Perusahaan Digital
  6. Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya
  7. Rasio FCF to Equity (FCFE): Uang Tunai yang Benar-Benar Bisa Diterima Pemegang Saham
  8. Rasio Biaya Medis: Barometer Kesehatan Underwriting Asuransi Kesehatan
  9. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  10. Membangun Portofolio dengan ETF Saham: Praktis, Murah, dan Modern

TradingView Chart - CSAP