Update: Senin, 5 Oktober 2026

CSAP

PT. Catur Sentosa Adiprana Tbk.

Rp 286
+1.42%
Volume
1.230 lot
MA 5
282
MA 20
290
RSI
41.38
High
286
Low
274
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.40%
Support (10d)
270
Resistance (10d)
300
Volume Trend (10d)
+78.5%
Score
60
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-2.05 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (41.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 34 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CSAP saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.40%. Area support terdekat berada di sekitar Rp270, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp300.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 292 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 315 - 329 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 266 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus

Seorang investor menerima pengumuman dari emiten yang sahamnya ia pegang: "Rapat Umum Pemegang Saham menyetujui distribusi saham bonus dengan rasio 1:5." Artinya, untuk setiap 5 saham yang dimiliki, ia akan mendapat 1 saham bonus gratis. Tanpa mengeluarkan uang sepeser pun, jumlah lembar saham di portofolionya bertambah. Ia pun bersorak gembira. Namun setelah saham bonus didistribusikan, harga saham turun proporsional. Nilai total portofolionya tetap sama. Ia kecewa. "Lalu apa gunanya saham bonus?" pikirnya. Pertanyaan itu wajar. Saham bonus sering disalahpahami sebagai "hadiah cuma-cuma" padahal secara ekonomi tidak mengubah nilai kepemilikan. Namun saham bonus memiliki fungsi dan implikasi penting bagi investor, terutama dalam hal likuiditas, psikologi pasar, dan sinyal manajemen. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio distribusi saham bonus, bagaimana menghitungnya, implikasi terhadap harga saham...

Artikel menarik lainnya:

  1. Working Capital Turnover: Seberapa Efisien Perusahaan Mengelola Modal Kerja?
  2. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan
  3. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  4. Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"
  5. Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula
  6. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  7. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  8. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem
  9. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  10. Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik

TradingView Chart - CSAP