Update: Kamis, 11 Juni 2026

CDIA

PT. Chandra Daya Investasi Tbk.

Rp 655
-5.76%
Volume
612.396 lot
MA 5
655
MA 20
805
RSI
36.08
High
705
Low
625
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
6.48%
Support (10d)
575
Resistance (10d)
950
Volume Trend (10d)
+68.8%
Score
35
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-40.99 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (36.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 6.410 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CDIA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 36.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.48%. Area support terdekat berada di sekitar Rp575, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp950.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 546 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula

Anda sudah belajar tentang pengertian saham, jenis-jenisnya, IHSG, hingga cara membaca harga. Sekarang tiba saatnya untuk pertanyaan paling praktis: Bagaimana cara membeli saham pertama kali? Bagi pemula, proses membeli saham mungkin terasa rumit dan menakutkan. Ada istilah-istilah baru, formulir yang harus diisi, dan aplikasi asing yang perlu dipelajari. Namun sebenarnya, prosesnya cukup sederhana jika dipecah menjadi langkah-langkah kecil. Artikel ini akan memandu Anda dari awal hingga akhir: mulai dari memilih sekuritas, membuka rekening, menyetor dana, hingga eksekusi pembelian saham perdana. Semua disajikan tanpa jargon rumit, agar Anda bisa langsung mempraktikkannya. Bagian 1: Apa Itu Sekuritas dan Mengapa Anda Membutuhkannya? Sebelum membeli saham, Anda harus memahami bahwa Anda tidak bisa langsung datang ke Bursa Efek Indonesia (BEI) dan membeli saham seperti berbelanja di pasar. Anda harus...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci
  2. Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem
  3. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  4. Net Interest Margin (NIM): Barometer Utama Kinerja Saham Bank
  5. Hubungan Market Cap dengan Risiko dan Likuiditas: Panduan Memilih Saham yang Tepat
  6. Rasio ROE (Return on Equity) untuk Screening Saham
  7. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas
  8. Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga
  9. Market Risk Premium: Harga yang Harus Dibayar untuk Keberanian Memegang Saham
  10. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?

TradingView Chart - CDIA