Update: Senin, 5 Oktober 2026

CDIA

PT. Chandra Daya Investasi Tbk.

Rp 585
+5.41%
Volume
268.535 lot
MA 5
567
MA 20
628
RSI
29.41
High
585
Low
560
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.13%
Support (10d)
540
Resistance (10d)
645
Volume Trend (10d)
-31.0%
Score
75
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-14.60 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (29.4) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 13.214 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CDIA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 29.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.13%. Area support terdekat berada di sekitar Rp540, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp645.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 585 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 673 - 731 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 556 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas

Dalam artikel sebelumnya, kita telah membahas Fibonacci Retracement yang digunakan untuk mencari level pullback (koreksi) dalam sebuah tren. Namun, setelah harga menyelesaikan koreksi dan melanjutkan tren, pertanyaan selanjutnya muncul: Sampai di mana harga akan bergerak? Inilah saatnya Fibonacci Extension berperan. Jika retracement membantu Anda menjawab "di mana saya harus membeli?", maka extension membantu menjawab "di mana saya harus menjual?". Fibonacci Extension digunakan untuk memproyeksikan seberapa jauh harga akan bergerak setelah menembus titik tertinggi (dalam uptrend) atau titik terendah (dalam downtrend) sebelumnya. Level-level kuncinya adalah 127.2%, 161.8%, dan 261.8% – angka-angka yang mewakili rasio emas dan kelipatannya. Apa Itu Fibonacci Extension? Fibonacci Extension adalah alat untuk memprediksi target harga di luar swing terakhir. Ia memproyeksikan sejauh mana pergerakan harga berikutnya berdasarkan panjang pergerakan sebelumnya. Perbedaan...

Artikel menarik lainnya:

  1. PEG Ratio: Ketika PER Bertemu Pertumbuhan Laba
  2. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish
  3. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  4. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  5. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  6. Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!
  7. Lump Sum vs DCA: Mana Lebih Unggul? Perdebatan Klasik yang Wajib Dipahami Investor
  8. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan
  9. Price to GMV: Tolok Ukur Valuasi untuk E-commerce dan Marketplace
  10. Cara Analisis Prospektus Sebelum Beli Saham IPO: Jangan Hanya Ikut-ikutan!

TradingView Chart - CDIA