Update: Selasa, 15 September 2026

SMLE

PT. Sinergi Multi Lestarindo Tbk.

Rp 220
+6.80%
Volume
607.951 lot
MA 5
200
MA 20
180
RSI
83.33
High
226
Low
200
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.69%
Support (10d)
174
Resistance (10d)
226
Volume Trend (10d)
+69.7%
Score
80
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
37.50 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (83.3) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 41.049 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMLE saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 83.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.69%. Area support terdekat berada di sekitar Rp174, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp226.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 220 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 253 - 275 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 209 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem

Dalam artikel sebelumnya tentang Value at Risk (VaR), kita telah mempelajari bagaimana mengukur batas kerugian maksimal pada tingkat kepercayaan tertentu, misalnya: "Dengan kepercayaan 95%, kerugian saya tidak akan melebihi Rp25 juta dalam satu hari." Namun, VaR memiliki kelemahan mendasar: ia tidak memberi tahu apa yang terjadi di luar batas tersebut. Berapakah kerugian rata-rata pada 5% hari terburuk? Apakah Rp30 juta, Rp50 juta, atau bahkan Rp200 juta? Di sinilah Conditional VaR (CVaR), juga dikenal sebagai Expected Shortfall (ES) , berperan. Artikel ini akan membahas bagaimana CVaR memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang risiko ekstrem dalam portofolio saham Anda. Apa Itu Conditional VaR (CVaR)? Conditional VaR atau Expected Shortfall adalah rata-rata kerugian yang terjadi dalam kondisi di mana kerugian telah melebihi batas VaR. Dengan kata lain, CVaR...

Artikel menarik lainnya:

  1. The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren
  2. Apa Itu Lot Saham dan Minimum Trading Saham? Panduan Dasar untuk Investor Pemula
  3. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  4. Rasio LTV/CAC: Ukuran Paling Jujur Kesehatan Saham Digital
  5. Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"
  6. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  7. Membaca Pasar Lewat Perasaan: Mengenal AAII Sentiment Survey
  8. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  9. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  10. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang

TradingView Chart - SMLE