Update: Jumat, 22 Mei 2026

DAAZ

PT. Daaz Bara Lestari Tbk.

Rp 1.700
+5.59%
Volume
3.757 lot
MA 5
1.825
MA 20
2.176
RSI
14.13
High
1.700
Low
1.505

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.97%
Support (10d)
1.505
Resistance (10d)
2.320
Volume Trend (10d)
-40.2%
Score
55
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-33.33 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (14.1) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 916 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DAAZ saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 14.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.97%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.505, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.320.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 2.320 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 2.552, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 1.505 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Analisis Piotroski F-Score untuk Pemula: Menyaring Saham Value yang Berkualitas

Sebagai investor pemula, Anda mungkin pernah mendengar istilah "value investing" — membeli saham murah yang diperdagangkan di bawah nilai intrinsiknya. Namun, masalahnya: tidak semua saham murah itu bagus. Banyak saham dengan harga rendah justru terus turun karena fundamentalnya yang buruk (value trap). Lalu bagaimana cara membedakan saham value yang berkualitas dari yang bermasalah? Di sinilah Piotroski F-Score hadir sebagai solusi. Dikembangkan oleh profesor akuntansi Joseph Piotroski dari Stanford University, F-Score adalah sistem skoring sederhana berbasis 9 kriteria fundamental yang membantu investor mengidentifikasi perusahaan dengan fundamental sehat di antara saham-saham yang memiliki rasio Price to Book Value (PBV) rendah. Artikel ini akan membahas F-Score secara praktis untuk pemula. 1. Apa Itu Piotroski F-Score? Piotroski F-Score adalah sistem penilaian (scoring) dari 0 hingga 9 yang mengukur kekuatan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Standar Emas Investasi: Memahami Model Portofolio 60/40 (Saham vs Pendapatan Tetap)
  2. Rasio Likuiditas Cepat (Acid Test Ratio): Detektor Kebenaran Kemampuan Bayar Utang Perusahaan
  3. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  4. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  5. Weekly Review: Mengukur Kinerja Trading dengan Profit Factor, Win Rate, dan Average RRR
  6. Risk Based Capital (RBC): Alat Ukur Ketahanan Finansial Emiten Asuransi
  7. Right Issue Saham: Ketika Perusahaan Mengundang Pemegang Saham untuk Menambah Modal
  8. Free Cash Flow (FCF) Adalah Raja: Mengapa Laba Bisa Berbohong, tapi Arus Kas Bebas Tidak
  9. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar
  10. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi

TradingView Chart - DAAZ