Update: Rabu, 10 Juni 2026

CITY

PT. Natura City Developments Tbk.

Rp 129
+14.16%
Volume
12.650 lot
MA 5
123
MA 20
164
RSI
27.59
High
132
Low
116
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
5.37%
Support (10d)
108
Resistance (10d)
185
Volume Trend (10d)
-71.0%
Score
75
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-41.89 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (27.6) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 877 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CITY saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 27.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.37%. Area support terdekat berada di sekitar Rp108, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp185.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 129 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 148 - 161 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 123 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Saham Bonus untuk Bos, Risiko untuk Investor?: Memahami Rasio Pembayaran Berbasis Saham

Di era startup teknologi dan perusahaan pertumbuhan tinggi, memberikan gaji dalam bentuk uang tunai saja dianggap "kuno". Sebagai gantinya, perusahaan menawarkan opsi saham (stock options), Restricted Stock Units (RSU), atau stock grants kepada karyawan kunci dan direksi. Ini disebut sebagai kompensasi berbasis saham (stock-based compensation/SBC). Bagi perusahaan, ini cara cerdas untuk menghemat kas dan menyelaraskan kepentingan karyawan dengan pemegang saham. Namun bagi investor saham, SBC adalah pedang bermata dua. Di satu sisi bisa mendorong pertumbuhan, di sisi lain dapat mengencerkan kepemilikan Anda secara diam-diam. Artikel ini akan membahas Rasio Pembayaran Berbasis Saham, bagaimana menghitungnya, dan mengapa Anda wajib memantaunya sebelum membeli saham sebuah emiten. Apa Itu Kompensasi Berbasis Saham (Stock Compensation)? Stock-based compensation adalah pembayaran kepada karyawan, direktur, atau konsultan dalam bentuk instrumen ekuitas (saham)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Capital Light Model: Model Bisnis Idaman Investor Modern
  2. Pola AB=CD: Formasi Harmonic Paling Dasar yang Wajib Dikuasai
  3. All Weather Portfolio: Solusi Investasi Sepanjang Musim untuk Investor Pasif
  4. Loss Aversion: Mengapa Cut Loss Terasa Lebih Sulit daripada Membeli
  5. Menentukan Stop Loss dan Take Profit yang Realistis: Seni Melindungi Modal dan Mengamankan Keuntungan
  6. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  7. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  8. Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik
  9. PER Forward vs Trailing: Mana yang Lebih Akurat Menilai Saham?
  10. Discounted Cash Flow (DCF): Senjata Utama Value Investor

TradingView Chart - CITY