Update: Jumat, 22 Mei 2026

SKBM

PT. Sekar Bumi Tbk.

Rp 515
-4.63%
Volume
2.947 lot
MA 5
569
MA 20
645
RSI
25.86
High
545
Low
500

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.85%
Support (10d)
500
Resistance (10d)
710
Volume Trend (10d)
-90.8%
Score
55
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-22.56 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (25.9) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 388 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SKBM saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.85%. Area support terdekat berada di sekitar Rp500, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp710.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 710 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 781, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 500 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya

Di pasar saham, ada sebuah fakta yang sering terlupakan: harga yang naik tanpa diikuti volume yang sehat ibarat mobil tanpa bensin. Cepat atau lambat, ia akan berhenti. Sebagian besar indikator volume hanya memberi tahu Anda berapa banyak saham yang berpindah tangan. Namun, mereka tidak membedakan apakah volume tersebut berasal dari aksi akumulasi (pembelian sistematis oleh investor pintar) atau distribusi (penjualan diam-diam sebelum harga jatuh). Di sinilah Accumulation/Distribution Line (A/D Line) berperan. Indikator ini dirancang untuk menjawab pertanyaan paling penting dalam trading: Apakah uang sedang mengalir masuk atau keluar dari saham ini? Siapa Pencipta A/D Line? Accumulation/Distribution Line dikembangkan oleh Marc Chaikin, analis teknikal legendaris yang juga menciptakan Chaikin Volatility dan Chaikin Oscillator. Chaikin menyadari bahwa volume saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah di...

Artikel menarik lainnya:

  1. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  2. Metode Volatility Weighting: Menyesuaikan Alokasi Berdasarkan Risiko Pasar
  3. Menilai Masa Depan Tanpa Angka Kini: Panduan Valuasi Perusahaan yang Belum Profit
  4. Rasio Biaya Medis: Barometer Kesehatan Underwriting Asuransi Kesehatan
  5. Membangun Ketahanan Stres Melalui Simulasi: Latihan Mental Sebelum Terjun ke Pasar Saham
  6. Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi
  7. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas
  8. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan
  9. Recency Bias: Bahaya Terpaku pada Kejadian Terakhir di Pasar Saham
  10. Membatasi Screen Time Saham: Semakin Sering Melihat, Semakin Buruk Keputusan Anda

TradingView Chart - SKBM