Update: Jumat, 9 Oktober 2026

CYBR

PT. ITSEC Asia Tbk.

Rp 490
0.00%
Volume
302.318 lot
MA 5
490
MA 20
506
RSI
43.98
High
490
Low
480
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.73%
Support (10d)
466
Resistance (10d)
525
Volume Trend (10d)
+6.5%
Score
60
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-7.55 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (44.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 6.614 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CYBR saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 44.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.73%. Area support terdekat berada di sekitar Rp466, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp525.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 500 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 539 - 564 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 456 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish

Dalam dunia trading saham, kemampuan mendeteksi titik balik harga dari turun menjadi naik adalah keterampilan yang sangat berharga. Salah satu pola candlestick yang paling andal untuk itu adalah Piercing Pattern. Pola dua candlestick ini sering dianggap sebagai "kembaran bullish" dari Dark Cloud Cover, namun dengan karakteristik dan psikologi yang unik. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Piercing Pattern, bagaimana cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan untuk meningkatkan akurasi entry Anda. Apa Itu Piercing Pattern? Piercing Pattern (pola menusuk) adalah formasi pembalikan bullish (dari turun ke naik) yang terbentuk di akhir tren turun (downtrend). Pola ini terdiri dari dua candlestick dengan karakteristik sebagai berikut: Candlestick pertama: Bearish (merah/hitam) dengan tubuh panjang. Ini menunjukkan bahwa penjual (bear) masih...

Artikel menarik lainnya:

  1. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  2. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  3. Rasio Market Value Added (MVA): Ukuran Kekayaan yang Diciptakan untuk Pemegang Saham
  4. Golden Butterfly Portfolio: Strategi Investasi Saham yang Seimbang untuk Semua Musim
  5. Pengertian PER (Price to Earnings Ratio) Sederhana untuk Pemula
  6. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas
  7. Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend
  8. Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik
  9. Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem
  10. Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci

TradingView Chart - CYBR