Update: Senin, 6 Juli 2026

DAYA

PT. Duta Intidaya Tbk.

Rp 980
+0.51%
Volume
33 lot
MA 5
983
MA 20
1.021
RSI
30.77
High
980
Low
975
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.93%
Support (10d)
925
Resistance (10d)
1.090
Volume Trend (10d)
-1.9%
Score
35
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-9.26 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (30.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DAYA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.93%. Area support terdekat berada di sekitar Rp925, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.090.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 879 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian

Dalam trading saham, salah satu pertanyaan paling umum yang muncul setiap pagi adalah: Di mana level support dan resistance untuk hari ini? Ada banyak cara untuk menjawab pertanyaan ini, mulai dari garis tren, moving average, hingga indikator kompleks seperti Fibonacci retracement. Namun, ada satu metode yang paling tua, paling sederhana, tetapi masih digunakan secara luas oleh trader profesional hingga saat ini: Pivot Point. Pivot Point adalah level-level yang dihitung berdasarkan data harga hari sebelumnya (high, low, close). Level-level ini berfungsi sebagai support dan resistance potensial untuk hari berikutnya. Seiring waktu, metodologi dasar ini berkembang menjadi beberapa varian, masing-masing dengan filosofi dan karakteristik unik. Apa Itu Pivot Point? Pivot Point (PP) adalah harga rata-rata dari high, low, dan close hari sebelumnya. Dari PP ini, dihitung...

Artikel menarik lainnya:

  1. Waktu Trading: Pre-opening, Regular, Pre-closing – Panduan Lengkap untuk Pemula
  2. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  3. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan
  4. Trailing Stop: Senjata Rahasia Mengunci Profit saat Harga Terus Naik
  5. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  6. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  7. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  8. In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra
  9. Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula
  10. Rasio EV per Kapasitas Produksi: Mengukur Nilai Pabrik di Balik Harga Saham

TradingView Chart - DAYA