Update: Jumat, 22 Mei 2026

DAYA

PT. Duta Intidaya Tbk.

Rp 1.075
0.00%
Volume
4 lot
MA 5
1.071
MA 20
1.068
RSI
50.00
High
1.075
Low
1.075

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
0.76%
Support (10d)
995
Resistance (10d)
1.090
Volume Trend (10d)
-36.0%
Score
95
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
10.26 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 8 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DAYA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.76%. Area support terdekat berada di sekitar Rp995, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.090.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 95 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 1.075 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 1.236 - 1.344 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 1.021 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengertian IPO (Initial Public Offering): Saat Perusahaan Go Public

Setiap kali mendengar berita bahwa sebuah perusahaan akan go public, publik biasanya antusias. Ada perusahaan teknologi yang tiba-tiba menjadi sorotan, ada pula perusahaan rintisan yang pendirinya langsung menjadi miliarder dalam semalam. Di balik itu semua, ada istilah kunci yang mendasarinya: IPO. Apa sebenarnya IPO itu? Mengapa perusahaan rela membuka kepemilikan mereka ke publik? Apakah IPO selalu menguntungkan bagi investor? Artikel ini akan membahas tuntas tentang IPO, dari definisi, proses, keuntungan dan risiko, hingga tip bagi investor yang ingin berpartisipasi. Apa Itu IPO? IPO (Initial Public Offering) adalah proses pertama kali perusahaan menjual sahamnya kepada publik (masyarakat umum) melalui bursa efek. Sebelum IPO, perusahaan bersifat private (tertutup), artinya sahamnya hanya dimiliki oleh pendiri, keluarga, investor ventura, dan karyawan kunci. Setelah IPO, perusahaan menjadi public (terbuka) dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Bom Waktu di Laporan Keuangan: Analisis Warrant dan Dampak Dilusi pada Kepemilikan Saham
  2. Rasio Interest Coverage: Seberapa Mampu Perusahaan Membayar Bunga Utang?
  3. Pengaruh Siklus Tidur terhadap Keputusan Trading: Ketika Kantuk Menghancurkan Portofolio
  4. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  5. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  6. Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif
  7. Refleksi Akhir Tahun: Bukan Tentang Profit, Tapi Proses
  8. Mengenal Kelas Saham: Perbedaan Blue Chip, Second Liner, dan Gorengan
  9. Corrective Wave: Tiga Gelombang Koreksi yang Wajib Dipahami
  10. Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing

TradingView Chart - DAYA