Update: Senin, 5 Oktober 2026

ELIT

PT. Data Sinergitama Jaya Tbk.

Rp 274
+9.60%
Volume
498.943 lot
MA 5
252
MA 20
266
RSI
55.38
High
280
Low
250
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
5.68%
Support (10d)
228
Resistance (10d)
288
Volume Trend (10d)
-62.3%
Score
45
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
7.03 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (55.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -5.824 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ELIT saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 55.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.68%. Area support terdekat berada di sekitar Rp228, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp288.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 228, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula

Saat pertama kali membuka aplikasi trading, Anda mungkin melihat beberapa pilihan pasar: Pasar Reguler dan Pasar Tunai (Cash Market). Apa bedanya? Apakah Anda harus memilih salah satu? Mana yang lebih baik untuk pemula? Banyak investor pemula tidak menyadari bahwa ada dua mekanisme perdagangan saham yang berbeda di Bursa Efek Indonesia (BEI). Padahal, perbedaan ini sangat penting karena berdampak langsung pada kapan dana Anda tersedia dan kapan Anda bisa menarik uang hasil penjualan saham. Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan antara Pasar Reguler dan Pasar Tunai, mulai dari definisi, mekanisme penyelesaian transaksi (settlement), waktu perdagangan, hingga kelebihan dan kekurangan masing-masing. Setelah membaca artikel ini, Anda tidak akan bingung lagi ketika harus memilih jenis pasar dalam transaksi saham. Bagian 1: Tiga Segmen Pasar di Bursa Efek...

Artikel menarik lainnya:

  1. Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula
  2. Bahaya Blind Follow Signal Grup Telegram: Jalan Pintas Menuju Kebangkrutan
  3. Analisis Comparables Valuation (Comps): Seni Membandingkan untuk Menemukan Harga Wajar Saham
  4. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  5. Rasio FCF to Equity (FCFE): Uang Tunai yang Benar-Benar Bisa Diterima Pemegang Saham
  6. Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara
  7. ROA vs ROE: Memahami Dua Ukuran Profitabilitas yang Sering Tertukar
  8. Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula
  9. Faktor Kelelahan Keputusan: Mengapa Semakin Banyak Anda Trading, Semakin Buruk Keputusan yang Diambil
  10. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham

TradingView Chart - ELIT