Update: Jumat, 22 Mei 2026

FUJI

PT. Fuji Finance Indonesia Tbk.

Rp 274
-2.14%
Volume
1.483 lot
MA 5
286
MA 20
321
RSI
27.27
High
284
Low
272

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.72%
Support (10d)
272
Resistance (10d)
348
Volume Trend (10d)
+132.4%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-32.18 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (27.3) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 360 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FUJI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 27.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.72%. Area support terdekat berada di sekitar Rp272, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp348.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 348 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 383, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 272 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Gartley, Bat, dan Butterfly, kini saatnya mengenal pola harmonic yang paling ekstrem di antara semuanya: pola Crab atau pola Kepiting. Pola Crab ditemukan dan dipopulerkan oleh Scott Carney, seorang ahli pola harmonic terkemuka. Pola ini dinamakan "Crab" (kepiting) karena bentuknya yang menyerupai kepiting dengan capit-capit yang menjulur ke luar. Namun, alasan lain di balik namanya adalah karena pola ini "mencapit" trader yang tidak waspada dengan pergerakan harga yang sangat ekstrem. Yang membedakan Crab dari pola harmonic lainnya adalah posisi titik D yang sangat ekstrem – berada di level 161.8% dari XA. Ini bahkan lebih ekstrem daripada Butterfly (127.2%). Titik D pada pola Crab berada sangat jauh di luar titik X, menandakan bahwa harga telah bergerak dalam kondisi yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami Rasio Shiller PER (CAPE): Apakah Pasar Saham Saat Ini Terlalu Mahal?
  2. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  3. Lifecycle Fund: Solusi Otomatis untuk Investasi Pensiun Tanpa Ribet
  4. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik
  5. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  6. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  7. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  8. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan
  9. Home Bias: Bahaya Terlalu Dominan dengan Saham Dalam Negeri
  10. Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya

TradingView Chart - FUJI