Update: Senin, 6 Juli 2026

HEXA

PT. Hexindo Adiperkasa Tbk.

Rp 4.270
0.00%
Volume
976 lot
MA 5
4.310
MA 20
4.392
RSI
30.77
High
4.280
Low
4.260
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.26%
Support (10d)
4.010
Resistance (10d)
4.590
Volume Trend (10d)
+15.5%
Score
10
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-2.29 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (30.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -311 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham HEXA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.26%. Area support terdekat berada di sekitar Rp4.010, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp4.590.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 3.810 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Plowback Ratio: Berapa Banyak Laba yang Ditanam Kembali oleh Perusahaan?

Setiap tahun, perusahaan menghasilkan laba. Pertanyaannya: ke mana laba itu pergi? Sebagian mungkin dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen. Sebagian lagi ditahan untuk diinvestasikan kembali ke dalam bisnis. Plowback Ratio (atau Retention Ratio) adalah metrik yang mengukur proporsi laba yang tidak dibagikan sebagai dividen – dengan kata lain, laba yang "ditanam kembali" ke dalam perusahaan. Angka ini mencerminkan filosofi manajemen: apakah mereka lebih suka mengembalikan uang ke pemegang saham sekarang, atau menginvestasikannya untuk pertumbuhan di masa depan. Artikel ini akan membedah apa itu plowback ratio, bagaimana menghitungnya, serta bagaimana investor seharusnya menyikapinya dalam keputusan membeli saham. Apa Itu Plowback Ratio? Plowback ratio (retention ratio) adalah persentase laba bersih yang ditahan oleh perusahaan dan tidak dibayarkan sebagai dividen. Laba yang ditahan ini menjadi tambahan modal sendiri...

Artikel menarik lainnya:

  1. Loss Aversion: Mengapa Cut Loss Terasa Lebih Sulit daripada Membeli
  2. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  3. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  4. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal
  5. Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal
  6. Metode Volatility Weighting: Menyesuaikan Alokasi Berdasarkan Risiko Pasar
  7. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  8. Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing
  9. Memisahkan Gandum dari Sekam: Analisis Non-Recurring Items dalam Laporan Laba Rugi
  10. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham

TradingView Chart - HEXA