Update: Jumat, 22 Mei 2026

INRU

PT. Toba Pulp Lestari Tbk.

Rp 590
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
590
MA 20
590
RSI
100.00
High
-
Low
-

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Menentukan Risk per Trade: Aturan Emas 1-2% yang Melindungi Modal Anda

Seorang trader memiliki modal Rp100 juta. Ia yakin sekali dengan analisisnya pada sebuah saham. Ia pun "all in" — seluruh modalnya ia masukkan ke saham tersebut. Tiba-tiba, berita buruk datang. Saham itu turun 20% dalam sehari. Trader tersebut kehilangan Rp20 juta dalam hitungan jam. Ia panik, tidak bisa tidur, dan mengambil keputusan impulsif yang memperparah keadaannya. Trader lain dengan modal yang sama hanya mengambil risiko 2% per trade. Ia hanya mempertaruhkan Rp2 juta dalam satu posisi. Ketika sahamnya turun 20%, kerugiannya hanya Rp400.000 (karena posisinya kecil). Ia tetap tenang, bisa berpikir jernih, dan melanjutkan trading di hari berikutnya. Dua trader, modal sama, analisis sama, tetapi hasil jangka panjangnya akan sangat berbeda. Yang membedakan bukanlah kemampuan analisis, tetapi manajemen risiko, khususnya aturan risk per trade. Artikel...

Artikel menarik lainnya:

  1. Diversifikasi Sejati: Mengapa Memisah Antar Sektor dan Aset Adalah Kunci Sukses Investasi Saham
  2. Membangun Ketahanan Stres Melalui Simulasi: Latihan Mental Sebelum Terjun ke Pasar Saham
  3. Reverse Stock Split: Tanda Bahaya atau Strategi?
  4. Satellite Portfolio: Menambah Power dengan Small Cap dan Komoditas
  5. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  6. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi
  7. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  8. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  9. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  10. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi

TradingView Chart - INRU