Menentukan Risk per Trade: Aturan Emas 1-2% yang Melindungi Modal Anda
Seorang trader memiliki modal Rp100 juta. Ia yakin sekali dengan analisisnya pada sebuah saham. Ia pun "all in" — seluruh modalnya ia masukkan ke saham tersebut. Tiba-tiba, berita buruk datang. Saham itu turun 20% dalam sehari. Trader tersebut kehilangan Rp20 juta dalam hitungan jam. Ia panik, tidak bisa tidur, dan mengambil keputusan impulsif yang memperparah keadaannya. Trader lain dengan modal yang sama hanya mengambil risiko 2% per trade. Ia hanya mempertaruhkan Rp2 juta dalam satu posisi. Ketika sahamnya turun 20%, kerugiannya hanya Rp400.000 (karena posisinya kecil). Ia tetap tenang, bisa berpikir jernih, dan melanjutkan trading di hari berikutnya. Dua trader, modal sama, analisis sama, tetapi hasil jangka panjangnya akan sangat berbeda. Yang membedakan bukanlah kemampuan analisis, tetapi manajemen risiko, khususnya aturan risk per trade. Artikel...