Update: Kamis, 20 Agustus 2026

INRU

PT. Toba Pulp Lestari Tbk.

Rp 590
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
590
MA 20
590
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Aktiva Lancar vs Aktiva Tetap: Memahami Struktur Aset Perusahaan

Ketika Anda membaca laporan keuangan sebuah perusahaan, salah satu bagian terpenting yang pertama kali muncul adalah Neraca (Balance Sheet). Di sisi kiri neraca, terdapat deretan aset atau aktiva yang dimiliki perusahaan. Namun tidak semua aset diciptakan sama. Beberapa aset bisa dengan cepat diubah menjadi uang tunai, sementara yang lain tertanam dalam bentuk pabrik, mesin, atau tanah yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk memberikan manfaat. Inilah perbedaan mendasar antara Aktiva Lancar dan Aktiva Tetap. Memahami perbedaan kedua jenis aset ini sangat krusial bagi investor saham. Struktur aset sebuah perusahaan menentukan likuiditas, profitabilitas, risiko, hingga model bisnisnya secara keseluruhan. Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan aktiva lancar dan tetap, serta implikasinya terhadap keputusan investasi. Definisi dan Karakteristik Dasar Aktiva Lancar (Current Assets) Aktiva Lancar adalah aset yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  2. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  3. Sunk Cost Fallacy: Mengapa Investor Sulit Melepaskan Saham yang Sudah Terlanjur Turun
  4. Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik
  5. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  6. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
  7. Refleksi Akhir Tahun: Bukan Tentang Profit, Tapi Proses
  8. Rasio Restrukturisasi Utang: Detektor Dini Perusahaan yang Hampir Bangkrut atau Peluang Investasi?
  9. Dunning-Kruger Effect: Ketika Investor Pemula Merasa Paling Pintar di Pasar Saham
  10. Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga

TradingView Chart - INRU