Update: Jumat, 22 Mei 2026

ISAP

PT. Isra Presisi Indonesia Tbk.

Rp 25
-3.85%
Volume
681.480 lot
MA 5
28
MA 20
31
RSI
26.67
High
26
Low
24

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.12%
Support (10d)
24
Resistance (10d)
34
Volume Trend (10d)
+29.9%
Score
45
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-13.79 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (26.7) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -10.611 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ISAP saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 26.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.12%. Area support terdekat berada di sekitar Rp24, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp34.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 24, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal

Sebagian besar investor membangun portofolio dengan alokasi modal: 60% saham, 40% obligasi, misalnya. Pendekatan ini disebut equal dollar weighting — setiap aset mendapat porsi uang tertentu. Namun, Ray Dalio — pendiri Bridgewater Associates, hedge fund terbesar di dunia — berpendapat bahwa cara ini keliru. Menurut Dalio, yang harus diseimbangkan bukanlah jumlah uang, melainkan kontribusi risiko dari setiap aset. Inilah inti dari Risk Parity: portofolio di mana setiap kelas aset memberikan kontribusi risiko yang sama (parity) terhadap total risiko portofolio. Artikel ini akan membahas filosofi Risk Parity, bagaimana penerapannya dalam portofolio All Weather milik Dalio, serta kelebihan dan kekurangannya untuk investor ritel. Siapa Ray Dalio dan Mengapa Pendapatnya Penting? Ray Dalio adalah pendiri Bridgewater Associates, yang didirikan pada 1975. Di bawah kepemimpinannya, Bridgewater tumbuh menjadi hedge...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  2. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  3. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  4. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  5. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  6. Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun
  7. Rasio Beta: Mengukur Kepekaan Saham Anda terhadap IHSG
  8. Manajemen Waktu Trader Paruh Waktu vs Full Time: Dua Dunia, Dua Strategi Berbeda
  9. Golden Butterfly Portfolio: Strategi Investasi Saham yang Seimbang untuk Semua Musim
  10. Sunk Cost Fallacy: Mengapa Investor Sulit Melepaskan Saham yang Sudah Terlanjur Turun

TradingView Chart - ISAP