Update: Senin, 5 Oktober 2026

KJEN

PT. Krida Jaringan Nusantara Tbk.

Rp 147
+1.38%
Volume
70.472 lot
MA 5
151
MA 20
159
RSI
26.53
High
149
Low
143
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.97%
Support (10d)
140
Resistance (10d)
214
Volume Trend (10d)
+2.1%
Score
55
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-9.82 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (26.5) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2.568 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KJEN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 26.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.97%. Area support terdekat berada di sekitar Rp140, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp214.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 214 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 235, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 140 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Working Capital Turnover: Seberapa Efisien Perusahaan Mengelola Modal Kerja?

Dalam dunia investasi saham, banyak investor terpaku pada rasio-rasio populer seperti Price to Earnings (P/E), Return on Equity (ROE), atau Debt to Equity (DER). Namun ada satu rasio yang sering luput dari perhatian, padahal ia mampu membedakan perusahaan yang sehat secara operasional dari perusahaan yang hanya "tampak" sehat di laporan laba rugi. Rasio itu adalah Working Capital Turnover (Perputaran Modal Kerja). Rasio ini menjawab pertanyaan sederhana namun mendasar: Seberapa efektif perusahaan menggunakan modal kerjanya untuk menghasilkan penjualan? Apa Itu Working Capital Turnover? Working Capital Turnover adalah rasio yang mengukur seberapa banyak pendapatan (penjualan) yang dapat dihasilkan oleh perusahaan untuk setiap rupiah modal kerja yang digunakan. Rumusnya: Working Capital Turnover=Penjualan BersihModal Kerja Rata-rataWorking Capital Turnover=Modal Kerja Rata-rataPenjualan Bersih​ Sedangkan Modal Kerja (Working Capital) adalah: Modal Kerja=Aset Lancar−Liabilitas LancarModal Kerja=Aset Lancar−Liabilitas Lancar Contoh sederhana: Sebuah perusahaan memiliki penjualan tahunan Rp 100 miliar. Modal...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Inventory Turnover: Mengukur Efisiensi Persediaan Perusahaan
  2. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda
  3. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  4. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  5. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  6. Auto Rejection: Batasan ARA dan ARB yang Wajib Dipahami Trader
  7. EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula
  8. Menyingkap Nilai Tersembunyi: Analisis Embedded Value (EV) untuk Saham Asuransi Jiwa
  9. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish
  10. The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading

TradingView Chart - KJEN