Update: Selasa, 15 September 2026

KJEN

PT. Krida Jaringan Nusantara Tbk.

Rp 170
+5.59%
Volume
2.312.838 lot
MA 5
161
MA 20
164
RSI
60.98
High
197
Low
155
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.29%
Support (10d)
145
Resistance (10d)
197
Volume Trend (10d)
+17.3%
Score
55
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
18.88 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (61.0)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -514 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KJEN saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 61.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.29%. Area support terdekat berada di sekitar Rp145, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp197.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 197 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 217, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 145 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Risk Based Capital (RBC): Alat Ukur Ketahanan Finansial Emiten Asuransi

Dalam dunia investasi saham sektor keuangan, bank memiliki rasio kecukupan modal (CAR) yang populer. Namun, bagaimana dengan perusahaan asuransi? Jawabannya adalah Risk Based Capital (RBC). Bagi investor yang ingin membeli saham asuransi jiwa maupun asuransi umum, memahami RBC adalah sebuah keharusan. Rasio ini adalah barometer paling cepat untuk menilai apakah sebuah perusahaan asuransi dalam kondisi sehat, rawan, atau bahkan berisiko kolaps. Artikel ini akan membahas apa itu RBC, bagaimana cara membaca angkanya, serta implikasinya terhadap harga saham emiten asuransi di bursa. Apa Itu Risk Based Capital (RBC)? Risk Based Capital adalah standar kecukupan modal minimum yang diwajibkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bagi perusahaan asuransi. Secara konsep, RBC adalah perbandingan antara modal yang dimiliki perusahaan dengan modal minimum yang dibutuhkan untuk menutupi berbagai risiko yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Margin Trading: Kelebihan dan Bahaya yang Wajib Diketahui Investor
  2. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  3. Faktor Kelelahan Keputusan: Mengapa Semakin Banyak Anda Trading, Semakin Buruk Keputusan yang Diambil
  4. Free Cash Flow (FCF) Adalah Raja: Mengapa Laba Bisa Berbohong, tapi Arus Kas Bebas Tidak
  5. Home Bias: Bahaya Terlalu Dominan dengan Saham Dalam Negeri
  6. Cypher: Sandi Rahasia Pembalikan Harga yang Akurat
  7. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  8. Capex vs Maintenance Capex: Membedakan Investasi Ekspansi dan Biaya Pemeliharaan
  9. Rasio Biaya Sewa terhadap EBITDA: Mengungkap Beban Tersembunyi yang Sering Diabaikan Investor
  10. Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal

TradingView Chart - KJEN