Update: Senin, 5 Oktober 2026

LSIP

PT. PP London Sumatra Indonesia Tbk.

Rp 1.480
+1.72%
Volume
67.783 lot
MA 5
1.467
MA 20
1.603
RSI
24.69
High
1.480
Low
1.445
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.92%
Support (10d)
1.420
Resistance (10d)
1.645
Volume Trend (10d)
-21.3%
Score
50
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
1.02 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (24.7) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -9.957 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LSIP saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 24.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.92%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.420, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.645.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.420, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Payback Period: Seberapa Cepat Investasi Anda Kembali?

Ketika Anda membeli saham sebuah perusahaan, Anda sebenarnya ikut menanamkan modal pada seluruh proyek dan operasi bisnis yang dijalankan perusahaan tersebut. Pertanyaan besarnya: berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga investasi Anda kembali dari hasil bisnis perusahaan? Dalam dunia analisis fundamental saham, jawaban atas pertanyaan ini bisa didekati dengan konsep Payback Period. Meskipun lebih sering digunakan untuk mengevaluasi proyek internal perusahaan, memahami payback period akan membuat Anda menjadi investor yang lebih cerdas dalam menilai efisiensi alokasi modal emiten. Artikel ini akan membahas apa itu payback period, bagaimana cara menghitungnya, serta bagaimana menggunakannya sebagai alat bantu analisis saham. Apa Itu Payback Period? Payback period adalah jangka waktu yang diperlukan agar arus kas masuk kumulatif dari suatu investasi atau proyek sama besarnya dengan dana yang telah dikeluarkan di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend
  2. Gross Development Value (GDV): Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Developer Properti
  3. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  4. Mengelola Drawdown Psikologis: Ketika Musuh Terbesar Berada di Dalam Pikiran Anda
  5. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang
  6. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  7. Capital Light Model: Model Bisnis Idaman Investor Modern
  8. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar
  9. The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross
  10. The Pinocchio Bar: Sumbu Panjang yang Berbohong dan Menjadi Sinyal Reversal

TradingView Chart - LSIP