Update: Senin, 6 Juli 2026

RELF

PT. Graha Mitra Asia Tbk.

Rp 34
0.00%
Volume
5.939 lot
MA 5
34
MA 20
34
RSI
25.00
High
34
Low
32
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.42%
Support (10d)
32
Resistance (10d)
35
Volume Trend (10d)
-74.4%
Score
30
Win Rate (30d)
16.67 %
P/L (30d)
-5.56 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (25.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -955 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RELF saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.42%. Area support terdekat berada di sekitar Rp32, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp35.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 30 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom

Dalam analisis teknikal saham, Doji sering dianggap sebagai pola yang netral — menandakan ketidakpastian dan keseimbangan antara pembeli dan penjual. Namun, ketika sebuah Doji muncul di konteks yang tepat, ia bisa berubah menjadi sinyal yang sangat kuat. Salah satu konteks tersebut adalah Southern Doji, yaitu pola di mana sebuah Doji muncul setelah satu atau beberapa candlestick hitam panjang (long black candle) dalam tren turun. Bagi trader yang memahami Southern Doji, pola ini adalah bisikan awal bahwa tekanan jual mulai mereda dan potensi pembalikan bullish mulai terbentuk. Karakteristik Pola Southern Doji Southern Doji adalah pola dua candlestick yang terbentuk dalam konteks tren turun. Nama "Southern" mengacu pada posisinya yang "di selatan" atau di bagian bawah dari pergerakan harga. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai berikut: Candlestick Pertama...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?
  2. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  3. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish
  4. Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula
  5. Memahami Metode Gordon Growth: Cara Menilai Saham Berdasarkan Dividen
  6. Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut
  7. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  8. ROA vs ROE: Memahami Dua Ukuran Profitabilitas yang Sering Tertukar
  9. Dividend Yield vs Dividend Payout Ratio: Mana yang Lebih Penting?
  10. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula

TradingView Chart - RELF