Update: Kamis, 20 Agustus 2026

PRIM

PT. Royal Prima Tbk.

Rp 115
+1.77%
Volume
89.187 lot
MA 5
114
MA 20
109
RSI
66.67
High
116
Low
112
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.12%
Support (10d)
104
Resistance (10d)
116
Volume Trend (10d)
-63.1%
Score
100
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
19.79 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (66.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 5.776 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PRIM saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 66.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.12%. Area support terdekat berada di sekitar Rp104, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp116.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 115 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 132 - 144 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 109 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula

Dua artikel sebelumnya kita sudah membahas PBV dan PER. Kali ini kita akan membahas komponen paling penting yang menjadi "bahan baku" dari PER, yaitu EPS atau Earning per Share. Tanpa memahami EPS, Anda akan kesulitan menilai apakah suatu saham murah atau mahal. Mari kita bedah tuntas. Apa Itu EPS? Earning per Share (EPS) adalah laba bersih yang dihasilkan oleh perusahaan untuk setiap lembar saham yang beredar. Sederhananya, EPS menjawab pertanyaan: “Berapa rupiah laba yang saya dapatkan untuk setiap 1 lembar saham yang saya pegang?” Jika Anda memiliki 100 lembar saham dan EPS perusahaan Rp500, maka secara teoritis laba yang menjadi hak Anda adalah 100 x Rp500 = Rp50.000 (meskipun laba itu tidak dibagikan semua sebagai dividen). Mengapa EPS Penting? EPS adalah jantung dari investasi saham....

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Tobin's Q: Apakah Pasar Sedang Overvalued?
  2. P/NAV: Kunci Menilai Reksadana Properti Sebelum Investasi
  3. Membangun Rencana Trading: Senjata Utama Melawan Emosi dan Kekacauan
  4. Aktiva Lancar vs Aktiva Tetap: Memahami Struktur Aset Perusahaan
  5. Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar
  6. Membatasi Screen Time Saham: Semakin Sering Melihat, Semakin Buruk Keputusan Anda
  7. Memahami IHSG: Barometer Kesehatan Pasar Modal Indonesia
  8. Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover
  9. Rasio Inventory Turnover: Mengukur Efisiensi Persediaan Perusahaan
  10. Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital

TradingView Chart - PRIM