Update: Jumat, 22 Mei 2026

UFOE

PT. Damai Sejahtera Abadi Tbk.

Rp 134
0.00%
Volume
1.308 lot
MA 5
138
MA 20
150
RSI
24.44
High
137
Low
128

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.44%
Support (10d)
128
Resistance (10d)
196
Volume Trend (10d)
+341.0%
Score
30
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-10.67 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (24.4) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -80 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham UFOE saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 24.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.44%. Area support terdekat berada di sekitar Rp128, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp196.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 122 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengelolaan Ekspektasi Tahun Pertama Trading: Realita di Balik Mimpi Cepat Kaya

Setiap orang yang baru masuk ke dunia saham membawa mimpinya masing-masing. Ada yang membayangkan bisa berhenti bekerja dalam enam bulan. Ada yang yakin bisa menggandakan modal setiap minggu. Ada pula yang langsung membandingkan diri dengan kisah trader-trader yang berhasil membeli rumah dari hasil trading. Realitanya seringkali jauh berbeda. Tahun pertama trading adalah fase yang paling keras, paling membingungkan, dan paling penuh kejutan. Banyak yang memulai dengan penuh semangat, hanya untuk berhenti di bulan ketiga karena kecewa. Mereka tidak gagal karena kurang pintar. Mereka gagal karena ekspektasi yang tidak dikelola dengan baik sejak awal. Mitos vs Fakta: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Tahun Pertama? Sebelum membahas cara mengelola ekspektasi, mari kita luruskan beberapa mitos yang beredar luas. Mitos: Trader sukses bisa konsisten untung setiap bulan Fakta:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  2. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  3. Apa Itu PBV (Price to Book Value)? Panduan Mudah untuk Pemula
  4. Sunk Cost Fallacy: Mengapa Investor Sulit Melepaskan Saham yang Sudah Terlanjur Turun
  5. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas
  6. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish
  7. Take Rate: Kunci Monetisasi yang Menentukan Valuasi Saham Digital
  8. Rasio Price to NCAV: Strategi Klasik Mencari Net-Net Stock dalam Valuasi Saham
  9. Strategi Dua Sayap: Mengintegrasikan Saham dengan Reksa Dana untuk Portofolio yang Lebih Kuat
  10. Churn Rate: Mengukur Kebocoran Pelanggan Sebelum Saham Anjlok

TradingView Chart - UFOE