Update: Senin, 5 Oktober 2026

RELI

PT. Reliance Sekuritas Indonesia Tbk.

Rp 515
-0.96%
Volume
178 lot
MA 5
514
MA 20
547
RSI
43.14
High
520
Low
500
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.32%
Support (10d)
480
Resistance (10d)
605
Volume Trend (10d)
+6.2%
Score
60
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-0.96 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (43.1)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RELI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 43.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.32%. Area support terdekat berada di sekitar Rp480, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp605.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 525 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 567 - 592 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 479 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas

Dalam artikel sebelumnya, kita telah membahas Fibonacci Retracement yang digunakan untuk mencari level pullback (koreksi) dalam sebuah tren. Namun, setelah harga menyelesaikan koreksi dan melanjutkan tren, pertanyaan selanjutnya muncul: Sampai di mana harga akan bergerak? Inilah saatnya Fibonacci Extension berperan. Jika retracement membantu Anda menjawab "di mana saya harus membeli?", maka extension membantu menjawab "di mana saya harus menjual?". Fibonacci Extension digunakan untuk memproyeksikan seberapa jauh harga akan bergerak setelah menembus titik tertinggi (dalam uptrend) atau titik terendah (dalam downtrend) sebelumnya. Level-level kuncinya adalah 127.2%, 161.8%, dan 261.8% – angka-angka yang mewakili rasio emas dan kelipatannya. Apa Itu Fibonacci Extension? Fibonacci Extension adalah alat untuk memprediksi target harga di luar swing terakhir. Ia memproyeksikan sejauh mana pergerakan harga berikutnya berdasarkan panjang pergerakan sebelumnya. Perbedaan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stock Split: Alasan dan Dampak Harga
  2. Ladder Top: Pola Bearish Lima Candlestick yang Jarang Tapi Mematikan
  3. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  4. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  5. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  6. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan
  7. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  8. Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik
  9. Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?
  10. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar

TradingView Chart - RELI