Update: Kamis, 15 Oktober 2026

RELI

PT. Reliance Sekuritas Indonesia Tbk.

Rp 520
-2.80%
Volume
81 lot
MA 5
536
MA 20
542
RSI
45.00
High
530
Low
494
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.05%
Support (10d)
494
Resistance (10d)
550
Volume Trend (10d)
-90.7%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-5.45 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (45.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 8 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RELI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.05%. Area support terdekat berada di sekitar Rp494, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp550.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 469 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengaruh Siklus Tidur terhadap Keputusan Trading: Ketika Kantuk Menghancurkan Portofolio

Ada satu faktor yang hampir selalu diabaikan oleh trader dalam mengevaluasi kinerja mereka. Bukan strategi. Bukan analisis teknikal. Bukan fundamental. Bukan bahkan manajemen risiko. Faktor itu adalah tidur. Ya, tidur. Aktivitas yang dilakukan setiap manusia sepertiga dari hidupnya ini memiliki pengaruh yang luar biasa besar terhadap kualitas keputusan trading. Sayangnya, di dunia trading yang penuh dengan bahasan tentang indikator, pola grafik, dan rasio keuangan, topik tidur nyaris tidak pernah disentuh. Padahal, penelitian demi penelitian telah membuktikan bahwa kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk mengganggu fungsi kognitif yang paling penting bagi seorang trader: pengambilan keputusan, kontrol emosi, dan evaluasi risiko. Ilmu di Balik Tidur dan Pengambilan Keputusan Mari kita pahami dulu secara singkat apa yang terjadi di otak Anda saat tidur, dan apa yang terjadi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Corrective Wave: Tiga Gelombang Koreksi yang Wajib Dipahami
  2. Take Rate: Kunci Monetisasi yang Menentukan Valuasi Saham Digital
  3. Strategi Dua Sayap: Mengintegrasikan Saham dengan Reksa Dana untuk Portofolio yang Lebih Kuat
  4. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  5. AISC: Metrik Paling Jujur di Laporan Keuangan Tambang
  6. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  7. Meditasi untuk Trader: Melatih Pikiran agar Tidak Dikendalikan Pasar
  8. Mengenal Awesome Oscillator (AO): Twin Peaks, Saucer, dan Zero Line Crossing
  9. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  10. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing

TradingView Chart - RELI